Pengamat nilai RPJPN lebih baik dari GBHN

Sabtu, 14 September 2013 - 09:50 WIB
Pengamat nilai RPJPN...
Pengamat nilai RPJPN lebih baik dari GBHN
A A A
Sindonews.com - Pengamat Politik LIPI Siti Zuhro mengakui, tidak ada kejelasan presiden akan membawa arah pembangunan kemana. Sehingga menjelang pemilihan presiden (pilpres) masyarakat selalu sibuk, tidak hanya menggadang-gadang siapa yang akan tampil dalam pilpres. Tetapi apakah calon itu mampu membawa perubahan lebih baik.

"Kelihantannya seluruh presiden yang memimpin tidak jelas mau membawa negara kemana. Pertanyaan kita jadi sangat kritis kedepan, kira-kira presiden kedepan nanti mau bagun apa lagi," katanya, Sabtu (14/9/2013).

Namun demikian, apakah relevan jika Garis Besar Haluan Negara (GBHN) ini dihidupkan kembali. Dia mengatakan, sebenarnya GBHN bersifat normatif dan hanya disusun oleh politisi dan tidak detail.

Menurutnya Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasionl (RPJPN) saat ini, malah lebih detail dan disusun oleh profesional.

"Menurut saya yang paling pokok membuat sinergi antara pusat dan daerah. Dan ini khususnya sesuai karakteristik geografis," katanya.

Siti mengatakan, pembangunan saat ini antara provinsi dengan kabupaten/kota tidak sinkron. Dalam hal ini, menurut dia masyarakat membutuhkan sosok pemimpin yang dapat membangun negara secara sinkron.

"Kita harapkan ada blue print yang jelas, Indonesia kedepan mau jadi apa dan diletakkan dimana. Karena itu kita butuh pemimpin yang membawa mewujudkan hal ini. Ini persoalan leadership tak hanya semata-mata GBHN," katanya

Sehingga menurutnya, pada pemilu mendatang pemilu perlu dimaknai secara serius. Masyarakat seharusnya memaknai pemilu tidak sekedar pergantian pemimpin. Tetapi mencari sosok yang sungguh-sungguh membangun Indonesia.

"Civil sociaty harus menantang para calon mengeluarkan formula. Tidak hanya sekedar politik pencitraan. Kita sekarang berada disistem multi partai ekstrim yang semua gagasan tidak lepas dari politisasi. Tapi kita coba bangkitkan kebijakan untuk pembangunaan," katanya.
(stb)
Berita Terkait
Dongkrak Kinerja Kabinet!
Dongkrak Kinerja Kabinet!
Reshuffle Kabinet Diyakini...
Reshuffle Kabinet Diyakini Mampu Genjot Kinerja
Persepi Sebut Opini...
Persepi Sebut Opini Publik Tak Sepenuhnya Jadi Ukuran Kinerja Kementerian
Perombakan Kabinet Dinilai...
Perombakan Kabinet Dinilai Masih Menunjukkan Politik Transaksional
Perbaiki Kinerja Kabinet,...
Perbaiki Kinerja Kabinet, Relawan Jokowi Dorong Reshuffle
Reshuffle Kabinet Harus...
Reshuffle Kabinet Harus Berbasis Kinerja, Bukan Letupan Politik
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved