Ini hasil monitoring pelayanan publik ala Yappika

Kamis, 25 Juli 2013 - 00:47 WIB
Ini hasil monitoring...
Ini hasil monitoring pelayanan publik ala Yappika
A A A
Sindonews.com - Yayasan Penguatan Partisipasi, Inisiatif dan Kemitraan Masyarakat Indonesia (Yappika) merilis hasil monitoring pelayanan publik, dalam menggunakan alat Community Led Monitoring (CLeM).

Hasilnya, secara umum kualitas pelayanan publik di lima sektor berpredikat baik. Lima sektor itu adalah pendidikan, kesehatan, administrasi, perizinan dan kelistrikan.

Namun, nilainya hanya beberapa poin diatas batas minimum 60,01. Untuk sektor pendidikan memperoleh nilai 60,76. Di sektor kesehatan memperoleh nilai 67,72. Kemudian, sektor administrasi memperoleh nilai 65,97. Sedangkan disektor perizinan memperoleh nilai 79,58. Dan sektor kelistrikan memperoleh nilai 66,23.

"Ini menunjukkan bahwa predikat baik tersebut sejatinya adalah 'pas banderol'," ujar Direktur Eksekutif Yappika Fransisca Fitri pada acara diskusi publik dengan tema 'Evaluasi Empat Tahun Implementasi Undang Undang Pelayanan Publik: Menuju Pelayanan Publik yang lebih Berkualitas,' di Hotel Harris, Tebet, Jalan Dr. Saharjo, Jakarta, Rabu (24/7/2013).

Lebih lanjut dia menerangkan, Community Led Monitoring (CLeM) adalah alat untuk melakukan pengawasan pelayanan publik, dengan memberikan penilaian terhadap status kualitas pelayanan publik yang meliputi dua aspek utama. Yakni, kinerja penyelenggara dan kepuasan masyarakat dalam menerima pelayanan publik.

"Penilaian status pelayanan diberikan dengan cara memberikan skor 1-4, dimana semakin baik situasinya maka semakin tinggi nilainya," ungkapnya.

Hasil akhir dari CLeM adalah nilai tunggal yang menunjukkan tingkat status kualitas pelayanan publik. CLeM juga akan menggali persoalan atau harapan masyarakat terhadap pelayanan publik.

"Masing-masing aspek akan diukur berdasarkan unsur-unsur utama penyelenggaraan pelayanan publik yang akuntabel dan berkualitas," katanya.

Sementara itu, CLeM dilaksanakan dalam kurun waktu Juni hingga 20 Juli 2013. Untuk lokasinya, dilakukan di kota Banda Lampung, Kota Pekalongan, Kota Surakarta, Kota Malang, Kota Kupang dan Kabupaten Sinjai.
"CLeM ini dilakukan di 76 unit layanan," terangnya.

Sedangkan total responden sebanyak 2776 orang, yang terdiri dari 76 orang Responden Observasi kinerja penyelenggara, dan 2.700 orang responden survei kepuasan.
(stb)
Berita Terkait
Dongkrak Kinerja Kabinet!
Dongkrak Kinerja Kabinet!
Reshuffle Kabinet Diyakini...
Reshuffle Kabinet Diyakini Mampu Genjot Kinerja
Persepi Sebut Opini...
Persepi Sebut Opini Publik Tak Sepenuhnya Jadi Ukuran Kinerja Kementerian
Perombakan Kabinet Dinilai...
Perombakan Kabinet Dinilai Masih Menunjukkan Politik Transaksional
Perbaiki Kinerja Kabinet,...
Perbaiki Kinerja Kabinet, Relawan Jokowi Dorong Reshuffle
Reshuffle Kabinet Harus...
Reshuffle Kabinet Harus Berbasis Kinerja, Bukan Letupan Politik
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved