Penggeledahan kantor BI oleh KPK dinilai pencitraan

Rabu, 26 Juni 2013 - 16:27 WIB
Penggeledahan kantor...
Penggeledahan kantor BI oleh KPK dinilai pencitraan
A A A
Sindonews.com - Selama sekira 20 jam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Bank Indonesia (BI). Namun yang dilakukan KPK ini dinilai sebagai bentuk pencitraan.

"Iya lah pencitraan," tukas Anggota Tim Pengawas (Timwas) bailout Bank Century Ahmad Yani di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (26/6/2013).

Dia juga menilai langkah KPK yang baru menggeledah BI baru-baru ini terlambat. Pasalnya, perkara kasus bailout Bank Century telah ada sejak tahun 2008.

"Kita memang apresiasi, tetapi terlambat lah dari November (2008) baru sekarang. Terus apa yang ditemukan? Apa dalam rangka ada kerjaan, karena mau dipanggil Timwas," bebernya.

KPK melakukan penggeledahan kantor BI terkait penyidikan kasus bailout Bank Century berlangsung cukup lama. Penggeledahan yang dimulai hari Selasa 25 Juni 2013 kemarin itu baru berakhir Rabu pagi.

"Penggeledahan dilakukan lebih dari 20 jam. Setelah briefing Selasa pukul 07.30 WIB di C-1, tim berangkat dan mulai bekerja di BI pukul 09.00 WIB pagi dan baru saja selesai pada hari ini Rabu 26 Juni 2013 dini hari sekitar pukul 05.30 WIB," ujar Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto saat dihubungi wartawan.

Sebagai pimpinan KPK, mantan pengacara LPS ini sangat mengapresiasi kerja keras Satgas Century dalam melakukan penggeledahan. Meskipun bekerja dalam waktu yang lama, Satgas Century tetap bekerja profesional.

"Kami perlu memberikan apresiasi yang sangat luar biasa pada Satgas Kasus Century KPK dan seluruh tim yang melakukan penggeledahan di BI secara amanah dan profesional," kata dia.

Hasil penggeledahan di BI, kata Bambang, tentu sangat berguna untuk mengungkap kasus senilai Rp6,7 triliun ini. Kendati demikian, dia tidak mau membeberkan lebih jauh mengenai hasil penggeledahan.

"Saya belum dapat laporannya (hasil penggeledahan)," tukas Bambang.‬
(stb)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Infografis
Daftar 5 Kapolres Baru...
Daftar 5 Kapolres Baru Dilantik oleh Kapolda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved