Bolos sidang paripurna, potret malas anggota DPR

Senin, 17 Juni 2013 - 20:01 WIB
Bolos sidang paripurna,...
Bolos sidang paripurna, potret malas anggota DPR
A A A
Sindonews.com - Hari ini, sebanyak 225 anggota DPR RI dari sembilan fraksi, tidak hadir dalam sidang paripurna di DPR. Hal ini menunjukkan bahwa anggota DPR tidak bertanggungjawab atas nasib rakyat.

Padahal sidang paripurna tersebut terkait dengan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN), dan hal ini sangat penting. Apalagi menyangkut kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

"Mestinya anggota DPR tersebut menunjukkan kinerja baik dengan hadir ke paripurna. Sebab jika tidak hadir sangat tampak kesan tidak peduli terhadap nasib rakyat. Ini merupakan bukti nyata bahwa anggota parlemen tidak peka terhadap nasib rakyat," kata pengamat politik dari Universitas Mercu Buana, Heri Budianto kepada Sindonews, Senin (17/6/2013).

Lebih lanjut Heri mengatakan, para anggota dewan tidak bertanggungjawab terhadap konstituen mereka yang juga terkena imbas jika kenaikan harga BBM nantinya jadi dilaksanakan.

"Potret malas anggota DPR menghadiri rapat, merupakan bukti bahwa mereka tidak layak dipilih lagi. Walapun dengan beragam alasan ketidakhadiran mereka (anggota DPR), akan sangat sulit diterima, sebab rakyat saat ini menunggu partisipasi mereka dalam memperjuangkan nasib rakyat," ungkapnya.

Sebelumnya, meski agenda sidang paripurna DPR RI terbilang penting, namun masih saja ada anggota DPR RI yang tak menghadiri pertemuan tersebut.

Hingga pukul 10.45 WIB, dari total 560 anggota dewan, kursi wakil rakyat hanya terisi 411 atau minus 149 anggota dewan. Dalam kesempatan itu Partai Demokrat dihadiri 118 anggota dari total 148.

Lalu, Partai Golkar dari total 106 dihadiri 82 anggota fraksi. Diikuti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang dihadiri 80 anggota dari 94 nama yang tercatat.

Sementara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diikuti 48 anggota dari jumlah 57 orang. Selanjutnya, Partai Amanat Nasional (PAN) yang dihadiri 23 anggota dari total 46 dewan.

Partai lainnya, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hanya dihadiri 16 orang dari jumlah 38 nama dewan. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diikuti 16 orang dengan total 28 nama.

Dua partai terakhir adalah Partai Gerindra dengan jumlah anggota dewan yang hadir 17 orang dari 26 nama, sementara Partai Hanura dihadiri 11 anggota dari 17 anggota dewan. Agenda sidang paripurna kali ini terbilang penting karena pengambilan keputusan terkait Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2013.
(maf)
Berita Terkait
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Pemerintah Naikkan Harga...
Pemerintah Naikkan Harga BBM, Tokoh dan Cendikiawan Nilai Langkah Realistis
Tolak Kenaikan Harga...
Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa GNPR Mulai Berdatangan ke Patung Kuda
Penggunaan BBM Bersubsidi...
Penggunaan BBM Bersubsidi Harus Fokus ke Masyarakat Menengah ke Bawah
Indonesia Termasuk Kelompok...
Indonesia Termasuk Kelompok Negara dengan Harga BBM Murah
Berita Terkini
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo Digelar Besok Pagi di PN Jaksel
Infografis
5 Anggota NATO Terlemah...
5 Anggota NATO Terlemah di 2025, Ada Negara Paling Aman di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved