Konvensi capres Demokrat harus bebas politik uang
Senin, 10 Juni 2013 - 09:20 WIB
Konvensi capres Demokrat harus bebas politik uang
A
A
A
Sindonews.com - Politik uang bisa saja terjadi pada proses politik, termasuk dalam ajang konvensi calon presiden (Capres) Partai Demokrat 2014.
Jika aturan dan komitmen yang diterapkan Demokrat dalam menggelar konvensi capres tidak kuat, maka ajang penyaringan capres yang akan diusung Demokrat di Pilpres 2014 akan diwarnai dengan politik uang.
Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Perkumpulan Pemilu untuk Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini. "Jadi semuanya bergantung kepada parpol. Apakah sungguh-sungguh melakukan konvensi karena mau mencari calon terbaik dari partai, ataukah sekedar untuk publisitas semata," kata Titi melalui pesan singkat kepada wartawan, Senin (10/6/2013).
Menurut Titi aturan main dalam konvensi PD sangat penting. Pasalnya, hal ini lah yang menjadi salah satu cara untuk mencegah politik uang dari mekanisme itu selain komitmen kader serta elit partai berlambang mercy ini mengenai politik bersih.
"Aturan main konvensi dan pakta integritas harus benar-benar diterapkan dalam proses konvensi. Komitmen kader untuk politik bersih harus benar-benar diinternalisasi oleh elit dan pengurus partai," tegasnya.
Kata Titi, peraturan dalam konvensi PD itu nantinya juga harus terbuka dengan cara menerima pengaduan dari berbagai pihak jika diketahui adanya cara-cara yang tidak diizinkan dalam konvensi.
"Caranya dengan transparansi proses dan membuka akses pelaporan kalau ada pengaduan atas tindakan-tindakan ilegal para pihak," pungkasnya.
Jika aturan dan komitmen yang diterapkan Demokrat dalam menggelar konvensi capres tidak kuat, maka ajang penyaringan capres yang akan diusung Demokrat di Pilpres 2014 akan diwarnai dengan politik uang.
Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Perkumpulan Pemilu untuk Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini. "Jadi semuanya bergantung kepada parpol. Apakah sungguh-sungguh melakukan konvensi karena mau mencari calon terbaik dari partai, ataukah sekedar untuk publisitas semata," kata Titi melalui pesan singkat kepada wartawan, Senin (10/6/2013).
Menurut Titi aturan main dalam konvensi PD sangat penting. Pasalnya, hal ini lah yang menjadi salah satu cara untuk mencegah politik uang dari mekanisme itu selain komitmen kader serta elit partai berlambang mercy ini mengenai politik bersih.
"Aturan main konvensi dan pakta integritas harus benar-benar diterapkan dalam proses konvensi. Komitmen kader untuk politik bersih harus benar-benar diinternalisasi oleh elit dan pengurus partai," tegasnya.
Kata Titi, peraturan dalam konvensi PD itu nantinya juga harus terbuka dengan cara menerima pengaduan dari berbagai pihak jika diketahui adanya cara-cara yang tidak diizinkan dalam konvensi.
"Caranya dengan transparansi proses dan membuka akses pelaporan kalau ada pengaduan atas tindakan-tindakan ilegal para pihak," pungkasnya.
(lal)