Kasus Century, KPK & DPR diminta bersikap negarawan

Kamis, 30 Mei 2013 - 05:34 WIB
Kasus Century, KPK &...
Kasus Century, KPK & DPR diminta bersikap negarawan
A A A
Sindonews.com - Sudah dua kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak memenuhi panggilan Tim Pengawas (Timwas) Kasus Bank Century. KPK beralasan pertemuan dengan Timwas dikhawatirkan mengganggu proses kelancaran penyidikan kasus Century.

"Ketidakhadiran KPK seperti alasan mereka memang sangat rasional untuk diterima. Bahwa bagaimanapun penyelidikan kasus korupsi yang ditangani KPK sudah berhakekat rahasia hingga di bawa ke ruang pengadilan pada waktunya," ujar Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus kepada Sindonews, Rabu (29/5/2013) malam.

Sehingga, lanjut dia, DPR harus juga bisa memahami aspek itu sebelum mengajukan keberatan atas ketidakhadiran KPK. Dalam konteks menjaga integritas penyelidikan kasus yang ditangani KPK, DPR dinilai seharusnya bisa menyusun strategi pengawasan terhadap proses penelisikan mega skandal Century.

"DPR misalnya bisa mengamati perkembangan kasus itu melalui media massa," kata dia.

Apalagi timing menjelang pemilu saat ini memang harus diantisipasi oleh KPK agar perkembangan penyelidikan mereka tak dijadikan amunisi politikus yang ingin meraih dukungan pemilih menjelang pemilu 2014. Menurutnya, hal ini bukan mustahil jika melirik kinerja DPR secara keseluruhan.

"Kasus Century sendiri sungguh dekat hubungannya dengan sisi politik semenjak awal kemunculannya. Hal ini yang mesti dijaga oleh DPR agar niat baik mereka menuntaskan kasus Century tak lalu berujung hiruk-pikuk wacana pinggiran hanya karena KPK tak bersedia menyampaikan kepada mereka perkembangan kasus Century."

"Kembali lagi, baik DPR maupun KPK mesti bisa bersikap ala negarawan. Jangan karena masalah komunikasi, kerja mendasar mereka tercecer dan tanpa hasil," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei pada 9 Juli
Cak Imin Bangga, Luluk...
Cak Imin Bangga, Luluk Nur Hamidah Resmi Sandang Gelar Doktor Sosiologi UI
Polri Usut Dugaan Korupsi...
Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Pasokan Batu Bara yang Bikin Pemadaman Listrik Bergilir
Presiden Prabowo Sambut...
Presiden Prabowo Sambut Kedatangan PM India Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma
Banggar Ungkap Anggaran...
Banggar Ungkap Anggaran MBG Turun pada RAPBN 2027, Jadi Rp174 Triliun
Prabowo dan PM Wong...
Prabowo dan PM Wong Sepakati 26 Kerja Sama, Pertahanan hingga Keselamatan Nuklir
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved