Terlalu gemuk, perlu ada perampingan birokrasi

Selasa, 23 April 2013 - 09:32 WIB
Terlalu gemuk, perlu...
Terlalu gemuk, perlu ada perampingan birokrasi
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Abdul Hakam Naja mengatakan, wacana perampingan birokrasi sudah pernah dibahas dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) Azwar Abubakar.

Menurut Abdul Hakam, saat itu Menpan dan RB menyampaikan gagasan di Komisi II DPR, bahwa birokrasi saat ini masih terlalu gemuk.

"Saat ini terlalu besar, gemuk, Menpan mengajukan desain, perlu dirampingkan, UU Kementrian Negara, pembatasannya masih umum, tidak spesifik," ujar Hakam saat dihubungi wartawan, Selasa (23/4/2013).

Politikus Partai Amanat Nasional ini menuturkan, meskipun sangat tidak mungkin dilakukan dalam pemerintahan sekarang, setidaknya menjadi bekal untuk pemerintahan selanjutnya.

Komisi II DPR, kata Hakam, cukup mengapresiasi gagasan menteri asal PAN tersebut. Pasalnya, pemerintah sendiri sudah ada kemauan untuk melakukan perampingan birokrasi. Meskipun gagasan tersebut di ujung pemerintahan SBY-Boediono, setidaknya menjadi bahan evaluasi dan masukan bagi pemerintahan selanjutnya.

"Yang disampaikan Menpan cukup rasional, efisiensi, efektif, sehingga kinerja birokrasi lebih baik, sumber daya tidak terlalu melebar," tukasnya.

Sebelumnya, pemerintah segera melakukan audit perampingan birokrasi di 11 kementerian dan dua badan. Audit dimaksudkan untuk mengecek sampai sejauh mana tingkat kesehatan dari masing-masing kementerian/lembaga (K/L).

Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Sesmenpan dan RB) Tasdik Kinannto mengatakan, 11 kementerian itu adalah Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Keuangan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kemudian Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Sosial, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertanian. Turut serta diaudit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Arsip Nasional RI.
(maf)
Berita Terkait
Dongkrak Kinerja Kabinet!
Dongkrak Kinerja Kabinet!
Reshuffle Kabinet Diyakini...
Reshuffle Kabinet Diyakini Mampu Genjot Kinerja
Persepi Sebut Opini...
Persepi Sebut Opini Publik Tak Sepenuhnya Jadi Ukuran Kinerja Kementerian
Perombakan Kabinet Dinilai...
Perombakan Kabinet Dinilai Masih Menunjukkan Politik Transaksional
Perbaiki Kinerja Kabinet,...
Perbaiki Kinerja Kabinet, Relawan Jokowi Dorong Reshuffle
Reshuffle Kabinet Harus...
Reshuffle Kabinet Harus Berbasis Kinerja, Bukan Letupan Politik
Berita Terkini
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Pakai Rompi Oranye KPK
Wamenaker Aplikasi Dermaga...
Wamenaker Aplikasi Dermaga Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Koperasi TKBM
Hadiri ASCN 2026, Safrizal...
Hadiri ASCN 2026, Safrizal Tegaskan Komitmen Indonesia Kembangkan Kota Cerdas
Harlah ke-28 PKB, Perempuan...
Harlah ke-28 PKB, Perempuan Bangsa Gelar 2 Agenda Akbar Perkuat Mesin Organisasi
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved