Sri Mulyani diharapkan buka tabir kasus Century
Selasa, 05 Maret 2013 - 14:02 WIB
Sri Mulyani diharapkan buka tabir kasus Century
A
A
A
Sindonews.com - Anggota Tim Pengawas (Timwas) bailout Bank Century, Syarifuddin Sudding berharap, mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani bisa membuka fakta di balik mega skandal Bank Century ini.
Sudding berharap, agar Menkeu terbaik Asia untuk tahun 2006 oleh Emerging Markets itu
tidak perlu takut dengan tekanan dari pihak luar.
"Kita berharap, Sri Mulyani bisa membuka tabir (kasus) Bank Century, tentang keterlibatan pihak-pihak yang diduga terlibat, terkait kasus Bank Century, karena posisi Sri Muyani tidak lepas dari Ketua KSSK (Komite Stabilitas Sistem Keuangan), dan juga mantan Menteri Keuangan," ujar Sudding di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (5/3/2013).
Politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini menegaskan, jika Sri Mulyani berani mengungkap kasus tersebut, diyakini ada keterkaitan dengan dokumen yang disampaikan oleh mantan anggota KPU tersebut.
Menurutnya, nama baru yang disampaikan kepada tim kecil Bank Century memang belum pernah disampaikan dalam hak angket kasus Bank Century.
"Nama itu pula belum terungkap dari angket century, nama itu yang diduga kuat juga terlibat dalam kasus Bank Century sesuai dengan dokumen yang disampaikan Anas, itu bisa membuka tabir keterlibatan yang bersangkutan," ucapnya.
Anggota Komisi III ini menambahkan, dalam pertemuan di kediaman Anas, diusulkan supaya mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu dipanggil Timwas Bank Century.
"Dalam pertemuan kemarin, Anas merekomendasikan agar memanggil nama baru tersebut oleh Timwas," pungkasnya.
Sudding berharap, agar Menkeu terbaik Asia untuk tahun 2006 oleh Emerging Markets itu
tidak perlu takut dengan tekanan dari pihak luar.
"Kita berharap, Sri Mulyani bisa membuka tabir (kasus) Bank Century, tentang keterlibatan pihak-pihak yang diduga terlibat, terkait kasus Bank Century, karena posisi Sri Muyani tidak lepas dari Ketua KSSK (Komite Stabilitas Sistem Keuangan), dan juga mantan Menteri Keuangan," ujar Sudding di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (5/3/2013).
Politikus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini menegaskan, jika Sri Mulyani berani mengungkap kasus tersebut, diyakini ada keterkaitan dengan dokumen yang disampaikan oleh mantan anggota KPU tersebut.
Menurutnya, nama baru yang disampaikan kepada tim kecil Bank Century memang belum pernah disampaikan dalam hak angket kasus Bank Century.
"Nama itu pula belum terungkap dari angket century, nama itu yang diduga kuat juga terlibat dalam kasus Bank Century sesuai dengan dokumen yang disampaikan Anas, itu bisa membuka tabir keterlibatan yang bersangkutan," ucapnya.
Anggota Komisi III ini menambahkan, dalam pertemuan di kediaman Anas, diusulkan supaya mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu dipanggil Timwas Bank Century.
"Dalam pertemuan kemarin, Anas merekomendasikan agar memanggil nama baru tersebut oleh Timwas," pungkasnya.
(maf)