Didi sesalkan pernyataan Anas

Senin, 25 Februari 2013 - 08:38 WIB
Didi sesalkan pernyataan...
Didi sesalkan pernyataan Anas
A A A
Sindonews.com - Ketua DPP Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsudin menyesalkan pernyataan mantan ketua umumnya, Anas Urbaningrum yang lebih banyak bicara politik ketimbang masalah hukum yang sedang dihadapinya.

Menurut dia, seharusnya Anas lebih fokus untuk menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat Indonesia dalam konfrensi persnya beberapa waktu lalu. Karena, dirinya ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus Hambalang.

"Publik menunggu pernyataan terkait Hambalang, terkait kader-kader yang terlibat korupsi, dan penjelasan dalam manajemen partai," kata Didi Irawadi saat dihubungi Sindo Radio Hot Topic yang mengusung tema "Anas Melawan" Jakarta Pusat, Senin (25/2/2013).

Dia mengatakan, lembaga antikorupsi itu sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Maka itu, dia menyarankan, agar Anas kooperatif untuk membongkar kasus Hambalang yang sudah menyeret mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi mallarangeng.

"Tekanan politik dan sebagainya akan terjawab dalam proses hukum yang ada. Semua akan terang benderang dalam proses hukum. Unsur politik ada atau tidaknya akan terlihat," ucapnya.

Sebelumnya, pasca penetapan sebagai tersangka oleh KPK, Anas secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Menurut dia, status tersangka yang disandangnya, membuat dirinya sadar untuk segera mengundurkan diri sesuai dengan kode etik pribadi dan pakta integritas yang dijadikan pedoman Partai Demokrat.

"Karena saya sudah punya status hukum sebagai tersangka, meskipun saya yakin posisi saya sebagai tersangka lebih karena faktor non hukum yang saya yakini. Tetapi saya punya standar etik pribadi," jelas Anas dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Kramat No 7, Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu 23 Februari 2013 lalu.
(mhd)
Berita Terkait
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
KPK Merespons Permintaan...
KPK Merespons Permintaan Kubu Moeldoko Buka Lagi Kasus Hambalang
Kubu Moeldoko Sebut...
Kubu Moeldoko Sebut Ibas, Kubu AHY Tantang Balik Buka Lagi Kasus Hambalang
Hambalang Diutak-atik,...
Hambalang Diutak-atik, Kubu AHY Klaim Bisa Minta Kasus Kubu Moeldoko Diusut
Soal Siap Digantung...
Soal Siap Digantung di Monas, Anas: Lahir Batin Saya Tidak Melakukan yang Dituduhkan Itu
Angelina Sondakh Segera...
Angelina Sondakh Segera Bebas Usai Jalani 10 Tahun Penjara
Berita Terkini
Kawal Anggaran Negara,...
Kawal Anggaran Negara, Pengamat Dukung Kejagung Usut Tuntas BGN hingga ke Daerah
KPK: Silmy Karim Kantongi...
KPK: Silmy Karim Kantongi Rp100 Juta per Pekan dari Pemerasan Izin Tinggal WNA
Nanik S Deyang Ungkap...
Nanik S Deyang Ungkap Mayjen Trenggono Segera Mundur dari TNI usai Jadi Wakil Kepala BGN
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Jejak Uang Rp366,7 Miliar...
Jejak Uang Rp366,7 Miliar ke Pegawai Imipas Bongkar Dugaan Pemerasan oleh Silmy Karim
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved