Reshuffle tak efektif

Jum'at, 04 Januari 2013 - 10:01 WIB
Reshuffle tak efektif
Reshuffle tak efektif
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemungkinan akan melakukan reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu jilid II awal tahun ini. Namun, banyak pihak mengganggap reshuffle itu tidak efektif mengingat sisa pemerintahan SBY tinggal dua tahun lagi.

Menurut pengamat politik Bahtiar Effendi, SBY hanya perlu mengisi pos menteri yang kosong saat ini seperti Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sepeninggal Andi Mallarangeng.

"Saya kira tidak efektif, kalau pun ada kementerian yang kosong tidak apa-apa digantikan. Tapi kalau harus menggeser dengan mencopot menteri lain, kalau tidak ada pergantian pun akan berjalan sama," jelas Bahtiar saat dihubungi Sindonews, Kamis (3/1/2013).

Menurutnya, ada beberapa alasan mengapa reshuffle dinilai tidak efektif, salah satunya ialah di tahun 2013 diyakini para tokoh politik akan konsentrasi mencari dukungan elektoral dan sumber daya menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.

Dengan kesibukan itu, maka jika tokoh tersebut dijadikan salah satu menteri di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II maka yang bersangkutan tidak dapat berkonsentrasi dengan tugas dan kewajibannya.

"Saya kira tidak akan berkonsentrasi pada pelayanan publik, mereka untuk mencari dukungan elektoral dan sumber daya yang mereka perlukan untuk 2014," tukasnya.

Mengenai SDM, lanjut Bahtiar ada dua bagian, yakni sumber daya secara politik dan pendanaan.
"Sumber daya itu apakah politik atau dana. Jadi, di tahun 2013 tidak bisa (me-reshuffle)," pungkasnya.

Untuk informasi bahwa pada 27 Desember 2012 Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) dan Dewan Pertimbangan Presiden memaparkan hasil evaluasi terhadap kementerian dan lembaga pemerintah.

Hasilnya sejumlah kementerian atau lembaga mendapat rapor merah atau memiliki catatan kinerja yang buruk di tahun 2012.
(lns)
Berita Terkait
Dongkrak Kinerja Kabinet!
Dongkrak Kinerja Kabinet!
Reshuffle Kabinet Diyakini...
Reshuffle Kabinet Diyakini Mampu Genjot Kinerja
Persepi Sebut Opini...
Persepi Sebut Opini Publik Tak Sepenuhnya Jadi Ukuran Kinerja Kementerian
Perombakan Kabinet Dinilai...
Perombakan Kabinet Dinilai Masih Menunjukkan Politik Transaksional
Perbaiki Kinerja Kabinet,...
Perbaiki Kinerja Kabinet, Relawan Jokowi Dorong Reshuffle
Reshuffle Kabinet Harus...
Reshuffle Kabinet Harus Berbasis Kinerja, Bukan Letupan Politik
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved