KPK bantah tudingan politikus Demokrat
Rabu, 26 Desember 2012 - 17:32 WIB
KPK bantah tudingan politikus Demokrat
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah tudingan Partai Demokrat yang menyatakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga penegak hukum, hanya tajam terhadap kader partai berlambang bintang mercy itu.
Juru Bicara (Jubir) KPK Johan Budi menegaskan, KPK tidak pernah berat sebelah atau hanya tajam ke salah satu partai saja.
"Saya kira KPK tidak tajam kemana-mana dan tidak tumpul kemana-mana. Apalagi sampai menyimpulkan KPK tajam ke partai tertentu," kata Johan Budi di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/12/2012).
Pria berkacamata ini melanjutkan, KPK menjalankan aturan hukum sesuai dengan fakta yang ada dan lembaga antikorupsi ini tidak pernah pilih kasih dalam memberantas kasus korupsi.
"Yang penting bagi KPK adalah apakah ada buktinya. KPK tidak mengarah ke partai mana-mana, enggak hanya ke Demokrat, ke partai lain juga," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, para tersangka korupsi yang berhasil ditahan KPK kebanyakan datang dari kalangan partai politik (Parpol). Ada dari Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar. Namun, dari parpol-parpol itu, Demokrat yang paling banyak mendapat sorotan publik.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Saan Mustopa meminta, KPK sebagai lembaga penegak hukum tidak hanya tajam terhadap Partai Demokrat, tapi juga terhadap parpol yang lain.
"Kita berharap di 2013 bisa tidak hanya tajam ke Partai Demokrat tapi tajam ke yang lain juga, jika cukup bukti KPK tidak perlu segan untuk menjerat kader partai lain," usul Saan usai acara refleksi akhir tahun di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan.
Juru Bicara (Jubir) KPK Johan Budi menegaskan, KPK tidak pernah berat sebelah atau hanya tajam ke salah satu partai saja.
"Saya kira KPK tidak tajam kemana-mana dan tidak tumpul kemana-mana. Apalagi sampai menyimpulkan KPK tajam ke partai tertentu," kata Johan Budi di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/12/2012).
Pria berkacamata ini melanjutkan, KPK menjalankan aturan hukum sesuai dengan fakta yang ada dan lembaga antikorupsi ini tidak pernah pilih kasih dalam memberantas kasus korupsi.
"Yang penting bagi KPK adalah apakah ada buktinya. KPK tidak mengarah ke partai mana-mana, enggak hanya ke Demokrat, ke partai lain juga," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, para tersangka korupsi yang berhasil ditahan KPK kebanyakan datang dari kalangan partai politik (Parpol). Ada dari Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar. Namun, dari parpol-parpol itu, Demokrat yang paling banyak mendapat sorotan publik.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Saan Mustopa meminta, KPK sebagai lembaga penegak hukum tidak hanya tajam terhadap Partai Demokrat, tapi juga terhadap parpol yang lain.
"Kita berharap di 2013 bisa tidak hanya tajam ke Partai Demokrat tapi tajam ke yang lain juga, jika cukup bukti KPK tidak perlu segan untuk menjerat kader partai lain," usul Saan usai acara refleksi akhir tahun di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan.
(maf)