Pemerinta diminta terapkan sistem reward & punishment

Selasa, 25 Desember 2012 - 06:00 WIB
Pemerinta diminta terapkan...
Pemerinta diminta terapkan sistem reward & punishment
A A A
Sindonews.com - Hasil temuan yang dilakukan oleh Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) terkait enam Kementerian Termalas sepanjang tahun 2012 merupakan cerminan kurang berhasilnya kementerian sepanjang tahun 2012.

"Temuan Fitra ini sangat memprihatinkan karena daya serap kementrian ini juga salah satu ukuran keberhasilan kementrian. Disisi lain dengan rendahnya daya serap maka manfaat ekonomi dan kesejahteraan yang seharusnya dinikmati rakyat menjadi terhalang," kata Anggota Komisi V Teguh Juwarno saat dihubungi Sindonews, Senin (24/12/2012).

Hal ini, lanjut Teguh, dikarenakan tidak sejalannya antara menteri dengan bawahannya. Dirinya juga membeberkan, jika ternyata Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) sebagai mitra kerjanya kerap menguubah-ngubah program tanpa persetujuan Komisi V.

"Pejabat eselon I dan II tidak berani melangkah, karena takut berbuat salah dimata menterinya. Jadi ada kekurang pahaman menteri terhadap kerja birokrasi. Sementara itu dalam hal perencaan anggaran, Menpera juga melakukan perubahan program tanpa persetujuan DPR melalui komisi V," katanya.

Teguh juga berharap ada semacam sistem reward and punishment dari pemerintah untuk diterapkan di semua kementerian guna meningkatkan kinerjanya.

"Pemerintah harus berani menerapkan sistem reward punishment. Jangan hanya berdasar kebiasaan atau kenaikan akibat inflasi, sehingga otomatis dinaikkan anggarannya," tandas politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu.
(mhd)
Berita Terkait
Dongkrak Kinerja Kabinet!
Dongkrak Kinerja Kabinet!
Reshuffle Kabinet Diyakini...
Reshuffle Kabinet Diyakini Mampu Genjot Kinerja
Persepi Sebut Opini...
Persepi Sebut Opini Publik Tak Sepenuhnya Jadi Ukuran Kinerja Kementerian
Perombakan Kabinet Dinilai...
Perombakan Kabinet Dinilai Masih Menunjukkan Politik Transaksional
Perbaiki Kinerja Kabinet,...
Perbaiki Kinerja Kabinet, Relawan Jokowi Dorong Reshuffle
Reshuffle Kabinet Harus...
Reshuffle Kabinet Harus Berbasis Kinerja, Bukan Letupan Politik
Berita Terkini
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Infografis
Sistem Perang Elektronik...
Sistem Perang Elektronik Rusia Bikin Senjata NATO Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved