Komisi X akui ada kementerian termalas
Senin, 24 Desember 2012 - 13:51 WIB
Komisi X akui ada kementerian termalas
A
A
A
Sindonews.com - Dalam survei yang dilakukan oleh Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), sepanjang 2012 ada enam kementerian termalas, di antaranya adalah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Budaya dan Pariwisata (Kemenbudpar).
Menanggapi hal tersebut Anggota Komisi X DPR dari Partai Demokrat Nurul Qomar mengaku mengapresiasi survei tersebut.
"Ya, klaim itu perlu di apresiasi sepanjang hal itu dilakukan secara profesional," ujar Qomar saat berbincang dengan Sindonews, Senin (24/12/2012)
Dia juga tidak memungkiri hasil survei itu, sebab, komisinya juga memandang demikian. Walau begitu, hal itu tidak bisa dituding lantaran satu sisi saja. Melainkan, ada hal-hal yang berbenturan terhadap birokrasi yang ada di kementerian itu.
"Saya akui, memang komisi kami melihat ada indikasi ke arah sana. Karena kami melihat ada daya serap yang tidak maksimal dalam laporan, yang dikarenakan karena ada kinerja birokrat terkait yang tidak maksimal. Kami juga melihat di akhir tahun ada anggaran yang menumpuk," paparnya.
Menghadapi persoalan itu, dia mengatakan, komisinya akan segera mengadakan pertemuan dengan kementerian terkait untuk membicarakan hal tersebut.
"Domain kami adalah undang mereka dalam konteks rapat kerja dan rapat dengar pendapat, di situ kami akan tanyakan terkait hal itu. Memang sudah wilayah kami untuk menegur," katanya.
Sebelumnya, Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), merilis enam kementerian termalas di Tahun 2012, mereka menjelaskan, kementerian tersebut dicap malas karena anggaran tertumpuk di akhir tahun.
Enam kementerian yang mereka katakan malas, Kementerian Negara Perumahan Rakyat (Kemenpera), Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Negara Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM), Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemen PDT), Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar), dan Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kemenko Kesra).
Menanggapi hal tersebut Anggota Komisi X DPR dari Partai Demokrat Nurul Qomar mengaku mengapresiasi survei tersebut.
"Ya, klaim itu perlu di apresiasi sepanjang hal itu dilakukan secara profesional," ujar Qomar saat berbincang dengan Sindonews, Senin (24/12/2012)
Dia juga tidak memungkiri hasil survei itu, sebab, komisinya juga memandang demikian. Walau begitu, hal itu tidak bisa dituding lantaran satu sisi saja. Melainkan, ada hal-hal yang berbenturan terhadap birokrasi yang ada di kementerian itu.
"Saya akui, memang komisi kami melihat ada indikasi ke arah sana. Karena kami melihat ada daya serap yang tidak maksimal dalam laporan, yang dikarenakan karena ada kinerja birokrat terkait yang tidak maksimal. Kami juga melihat di akhir tahun ada anggaran yang menumpuk," paparnya.
Menghadapi persoalan itu, dia mengatakan, komisinya akan segera mengadakan pertemuan dengan kementerian terkait untuk membicarakan hal tersebut.
"Domain kami adalah undang mereka dalam konteks rapat kerja dan rapat dengar pendapat, di situ kami akan tanyakan terkait hal itu. Memang sudah wilayah kami untuk menegur," katanya.
Sebelumnya, Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), merilis enam kementerian termalas di Tahun 2012, mereka menjelaskan, kementerian tersebut dicap malas karena anggaran tertumpuk di akhir tahun.
Enam kementerian yang mereka katakan malas, Kementerian Negara Perumahan Rakyat (Kemenpera), Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Negara Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM), Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemen PDT), Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar), dan Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kemenko Kesra).
(mhd)