Harus ada semangat kerja untuk Kementerian pemalas
Senin, 24 Desember 2012 - 13:06 WIB
Harus ada semangat kerja untuk Kementerian pemalas
A
A
A
Sindonews.com - Anggota Komisi V DPR RI Marwan Jafar mengatakan akan segera mengevaluasi kinerja Kementerian Negara Perumahan Rakyat dan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, terkait rilis Fitra (Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran) yang menilai dua kementerian tersebut sebagai kementerian termalas sepanjang tahun 2012.
"Ya tentu penelitian Fitra masih kita dalami kita cocokkan dalam evaluasi anggaran di komisi. Karena setiap selesai penyerapan anggaran dan menjelang anggaran baru itu pasti ada evaluasi," ujar politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini saat dihubungi Sindonews, Senin (24/12/2012).
Menurutnya, semangat kerja menjadi hal yang penting terhadap dua kementerian tersebut, agar tidak melulu terulang realisasi anggaran yang tidak mencapai target.
"Ya tentunya harus dipacu semangat kerja dan aplikasi anggaran. Yang terpenting ada semangat kerja sehingga anggaran dapat sesuai target," tegasnya.
Ketika ditanyakan apakah Komisi V akan menegur dua kementerian terkait hasil rilis Fitra tersebut, Marwan mengatakan hak menegur kementerian ada di tangan presiden.
"Hak menegur itu adalah hak presiden, kalau komisi paling akan mengadakan pertemuan dengan kementerian terkait dan memberi catatan, serta saran seperti peningakata kinerja misalnya," demikian Marwan.
Seperti diberitakan, Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), merilis enam kementerian termalas di Tahun 2012, mereka menjelaskan, kementerian tersebut dicap malas karena anggaran tertumpuk di akhir tahun.
Enam kementerian yang mereka katakan malas, Kementerian Negara Perumahan Rakyat, Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga, Kementerian Negara Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, dan Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.
"Ya tentu penelitian Fitra masih kita dalami kita cocokkan dalam evaluasi anggaran di komisi. Karena setiap selesai penyerapan anggaran dan menjelang anggaran baru itu pasti ada evaluasi," ujar politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini saat dihubungi Sindonews, Senin (24/12/2012).
Menurutnya, semangat kerja menjadi hal yang penting terhadap dua kementerian tersebut, agar tidak melulu terulang realisasi anggaran yang tidak mencapai target.
"Ya tentunya harus dipacu semangat kerja dan aplikasi anggaran. Yang terpenting ada semangat kerja sehingga anggaran dapat sesuai target," tegasnya.
Ketika ditanyakan apakah Komisi V akan menegur dua kementerian terkait hasil rilis Fitra tersebut, Marwan mengatakan hak menegur kementerian ada di tangan presiden.
"Hak menegur itu adalah hak presiden, kalau komisi paling akan mengadakan pertemuan dengan kementerian terkait dan memberi catatan, serta saran seperti peningakata kinerja misalnya," demikian Marwan.
Seperti diberitakan, Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), merilis enam kementerian termalas di Tahun 2012, mereka menjelaskan, kementerian tersebut dicap malas karena anggaran tertumpuk di akhir tahun.
Enam kementerian yang mereka katakan malas, Kementerian Negara Perumahan Rakyat, Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga, Kementerian Negara Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, dan Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.
(rsa)