4 Gubernur absen, SBY tegur Mendagri
Senin, 10 Desember 2012 - 15:40 WIB
4 Gubernur absen, SBY tegur Mendagri
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah kepala daerah diketahui tak hadir (absen) dalam acara Puncak Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia yang digelar di Istana Negara hari ini.
Melihat ada sejumlah kepala daerah yang absen itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegur Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi.
"Sebelum saya sampaikan sambutan dan pengarahan, saya meminta kepada Mendagri untuk menertibkan kehadiran pejabat dalam acara yang penting seperti ini," tegas SBY, di Istana Negara, Senin (10/12/2012).
SBY tak bisa mentolerir kepala daerah yang absen lantaran tak ada keterangan. Dia meminta agar para kepala daerah untuk tertib dan menghormati agenda tersebut, terlebih menyangkut rakyat.
"Kalau sakit bisa diterima tapi kalau ada acara di provinsinya dan kemudian tidak datang saya tidak bisa menerima. Biasakan tertib kita hormat-menghormati, saling sayang-menyayangi, dan maksimal harus bertanggung jawab pada masyarakat. Urusan pembangunan urusan rakyat sesuatu yang sangat penting," kata SBY.
Menanggapi teguran itu, usai acara, Gamawan mengakui ada empat kepala daerah yang tak hadir yaitu Gubernur Lampung, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan dan Kepulauan Riau.
Gamawan mengatakan, ketidakhadiran Gubernur Kepulauan Riau, Muhamad Sani lantaran baru saja menjalani operasi leher di Jerman. Sementara tiga gubernur lainnya tak memberikan kabar.
"Pernah juga kan dua tahun lalu Presiden menegur gubernur yang tidak datang. Kali ini beliau menegur empat kepala daerah yang tidak datang. Kalau Kepri beliau baru operasi lehernya. Baru operasi di Jerman," kata Gamawan.
Sementara untuk tiga kepala daerah lainnya, lanjut Gamawan, dirinya akan mencari tahu dan mengecek melalui wakil gubernurnya. "Belum tahu. Itu yang mau saya cek wakil gubernurnya," katanya.
Lebih jauh Gamawan mengatakan bahwa dirinya sudah mengirimkan surat kepada para kepala daerah untuk menghadiri acara ini tanpa diwakili.
Melihat ada sejumlah kepala daerah yang absen itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegur Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi.
"Sebelum saya sampaikan sambutan dan pengarahan, saya meminta kepada Mendagri untuk menertibkan kehadiran pejabat dalam acara yang penting seperti ini," tegas SBY, di Istana Negara, Senin (10/12/2012).
SBY tak bisa mentolerir kepala daerah yang absen lantaran tak ada keterangan. Dia meminta agar para kepala daerah untuk tertib dan menghormati agenda tersebut, terlebih menyangkut rakyat.
"Kalau sakit bisa diterima tapi kalau ada acara di provinsinya dan kemudian tidak datang saya tidak bisa menerima. Biasakan tertib kita hormat-menghormati, saling sayang-menyayangi, dan maksimal harus bertanggung jawab pada masyarakat. Urusan pembangunan urusan rakyat sesuatu yang sangat penting," kata SBY.
Menanggapi teguran itu, usai acara, Gamawan mengakui ada empat kepala daerah yang tak hadir yaitu Gubernur Lampung, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan dan Kepulauan Riau.
Gamawan mengatakan, ketidakhadiran Gubernur Kepulauan Riau, Muhamad Sani lantaran baru saja menjalani operasi leher di Jerman. Sementara tiga gubernur lainnya tak memberikan kabar.
"Pernah juga kan dua tahun lalu Presiden menegur gubernur yang tidak datang. Kali ini beliau menegur empat kepala daerah yang tidak datang. Kalau Kepri beliau baru operasi lehernya. Baru operasi di Jerman," kata Gamawan.
Sementara untuk tiga kepala daerah lainnya, lanjut Gamawan, dirinya akan mencari tahu dan mengecek melalui wakil gubernurnya. "Belum tahu. Itu yang mau saya cek wakil gubernurnya," katanya.
Lebih jauh Gamawan mengatakan bahwa dirinya sudah mengirimkan surat kepada para kepala daerah untuk menghadiri acara ini tanpa diwakili.
(lns)