Survei: Priyo masuk dalam kategori capres muda
Minggu, 09 Desember 2012 - 12:20 WIB
Survei: Priyo masuk dalam kategori capres muda
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso merupakan calon presiden (capres) muda yang memiliki akseptabilitas dan elektabilitas tinggi dari tokoh muda lainnya. Hal itu berdasarkan hasil survei Institute Survei Indonesia (INSIS).
Berdasarkan hasil survei tersebut, akseptabilitas Priyo meraih 53,73 persen, melebihi Puan Maharani hanya mencapai 51,02 persen dan Pramono Anung 49,53 persen. Di posisi berikutnya ada nama Hidayat Nur Wahid 47,75 persen diikuti Tjahjo Kumolo 43,08 persen, Zulkifli Hasan 41,77 persen, Budiman Sudjatmiko 38,13 persen dan Anas Urbaningrum 37,47 persen.
"Dari kesukaan nama Priyo Budi Santoso paling tinggi dari beberapa nama seperti Puan Maharani, Tjahjo Kumolo atau pun Hidayat Nur Wahid," jelas Peneliti INSIS, Mochtar W Oetama dalam rilis hasil survei nasional bertema "Figur Politisi Muda di Mata Publik: Mendorong Pemimpin Alternatif" di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (9/12/2012).
Mochtar menambahkan, Wakil Ketua DPR itu juga memiliki tingkat elektabilitas tinggi sebesar 10,37 persen. Jumlah ini melebihi rekannya sesama Wakil Ketua DPR Pramono Anung hanya mencapai 9,25 persen dan selanjutnya Hidayat Nur Wahid dengan nilai 8,41 persen.
"Priyo juga berhasil unggul dari Pramono maupun Pak Hidayat Nur Wahid. Bahkan, nama-nama seperti Puan, Zulkifli Hasan dan Luthfi Hasan juga masih di bawah Priyo," tukasnya.
Dia menjelaskan, keluarnya nama Priyo sebagai capres muda yang memiliki akseptabilitas dan elektabilitas tinggi dari hasil survei yang dilakukan atas sembilan partai di parlemen.
"Ada sembilan partai di survei INSIS. Dan keluar nama-nama seperti yang saya katakan dan hasilnya Pak Priyo memiliki akseptabilitas atau kesukaaan dan elektabilitas yang tinggi dari nama-nama lain," tutupnya.
Berdasarkan hasil survei tersebut, akseptabilitas Priyo meraih 53,73 persen, melebihi Puan Maharani hanya mencapai 51,02 persen dan Pramono Anung 49,53 persen. Di posisi berikutnya ada nama Hidayat Nur Wahid 47,75 persen diikuti Tjahjo Kumolo 43,08 persen, Zulkifli Hasan 41,77 persen, Budiman Sudjatmiko 38,13 persen dan Anas Urbaningrum 37,47 persen.
"Dari kesukaan nama Priyo Budi Santoso paling tinggi dari beberapa nama seperti Puan Maharani, Tjahjo Kumolo atau pun Hidayat Nur Wahid," jelas Peneliti INSIS, Mochtar W Oetama dalam rilis hasil survei nasional bertema "Figur Politisi Muda di Mata Publik: Mendorong Pemimpin Alternatif" di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (9/12/2012).
Mochtar menambahkan, Wakil Ketua DPR itu juga memiliki tingkat elektabilitas tinggi sebesar 10,37 persen. Jumlah ini melebihi rekannya sesama Wakil Ketua DPR Pramono Anung hanya mencapai 9,25 persen dan selanjutnya Hidayat Nur Wahid dengan nilai 8,41 persen.
"Priyo juga berhasil unggul dari Pramono maupun Pak Hidayat Nur Wahid. Bahkan, nama-nama seperti Puan, Zulkifli Hasan dan Luthfi Hasan juga masih di bawah Priyo," tukasnya.
Dia menjelaskan, keluarnya nama Priyo sebagai capres muda yang memiliki akseptabilitas dan elektabilitas tinggi dari hasil survei yang dilakukan atas sembilan partai di parlemen.
"Ada sembilan partai di survei INSIS. Dan keluar nama-nama seperti yang saya katakan dan hasilnya Pak Priyo memiliki akseptabilitas atau kesukaaan dan elektabilitas yang tinggi dari nama-nama lain," tutupnya.
(kur)