Kabinet SBY diwarnai perselingkuhan dan korupsi
Minggu, 09 Desember 2012 - 10:31 WIB
Kabinet SBY diwarnai perselingkuhan dan korupsi
A
A
A
Sindonews.com - Sejak terpilih menjadi presiden di Pemilihan Presiden 2004, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah berkali-kali merombak susunan menterinya yang tergabung dalam Kabinet Indonesia Bersatu.
Skandal perselingkuhan, menderita sakit, hingga terlibat kasus korupsi menjadi alasan SBY melakukan reshuffle kapada sejumlah menterinya. Setidaknya terdapat tiga pembantu Presiden yang dicopot lantaran menjalin cinta terlarang hingga tercium media massa. Mereka adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Darwin Zahedy Saleh, Menteri Perhubungan Freddy Numberi, dan Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa.
Diawali pada September 2010 lalu, Freddy Numberi dikabarkan menjalin hubungan dengan salah seorang wartawati cantik berinisial RR. Bahkan, istri Freddy, Anni Numberi, sempat mengadukan hal tersebut kepada Ibu Negara Kristiani Herawati Yudhoyono. Perselingkuhan Freddy pertama kali terkuak saat salah satu media online menuliskan pengakuan istri Freddy secara gamblang terkait perselingkuhan suaminya.
Freddy bukanlah menteri pertama yang digosipkan selingkuh. Satu bulan sebelumnya, berembus kabar Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh tengah menjalin hubungan khusus dengan sekretaris pribadinya berinisial D. Namun, hal ini dibantah keras oleh Darwin.
Sayang, kabar tersebut sudah tersebar kepada banyak pihak terutama di lingkungan Kementerian ESDM. Akibat pemberitaan tersebut, D sendiri diketahui sudah mengundurkan diri dari jabatanya tanpa alasan yang jelas. Darwin dicopot dan digantikan Jero Wacik.
Menteri melakukan perselingkuhan kembali terjadi, kali ini adalah Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa. Istri Suharso, Carolina Kaluku, dikabarkan menggugat cerai suaminya ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan karena tudingan selingkuh dengan wanita bernama Nurhayati Effendi.
Akibat pemberitaan yang masif, Suharso memilih untuk mengundurkan diri dari jabatanya, SBY memilih rekan satu partai Suharso yaitu Djan Faridz sebagai penggantinya. Saat serah terima jabatan (sertijab) di kantor Kemenpera pada Oktober 2011 lalu, Suharso tak didampingi Carolina melainkan oleh istri barunya, lantaran sang mantan istri dikabarkan sakit.
Selanjutnya, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih yang divonis mengidap kanker paru sejak Oktober 2010. Sejak saat itu dia telah menjalani pengobatan baik di dalam negeri dan luar negeri selama kurang lebih satu setengah tahun, dan resmi mengundurkan diri dari jabatanya pada 26 April 2012.
Kondisinya terus menurun, hingga akhirnya Tuhan berkehendak lain, Endang meninggal dunia pada 2 Mei 2012 setelah dirawat di RSCM selama satu bulan. SBY memilih Nafsiah Mboi sebagai penggantinya.
Dan terakhir, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng. Pria berkumis ini mengundurkan diri dari jabatanya pada 7 Desember 2012 sejak KPK mengumumkan pencekalan ke luar negeri kepada Andi dan adiknya Choel Mallarangeng selama enam bulan ke depan.
Hal ini dilakukan menyusul status mantan juru bicara presiden itu sebagai tersangka dalam kasus pembangunan sport centre di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Skandal perselingkuhan, menderita sakit, hingga terlibat kasus korupsi menjadi alasan SBY melakukan reshuffle kapada sejumlah menterinya. Setidaknya terdapat tiga pembantu Presiden yang dicopot lantaran menjalin cinta terlarang hingga tercium media massa. Mereka adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Darwin Zahedy Saleh, Menteri Perhubungan Freddy Numberi, dan Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa.
Diawali pada September 2010 lalu, Freddy Numberi dikabarkan menjalin hubungan dengan salah seorang wartawati cantik berinisial RR. Bahkan, istri Freddy, Anni Numberi, sempat mengadukan hal tersebut kepada Ibu Negara Kristiani Herawati Yudhoyono. Perselingkuhan Freddy pertama kali terkuak saat salah satu media online menuliskan pengakuan istri Freddy secara gamblang terkait perselingkuhan suaminya.
Freddy bukanlah menteri pertama yang digosipkan selingkuh. Satu bulan sebelumnya, berembus kabar Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh tengah menjalin hubungan khusus dengan sekretaris pribadinya berinisial D. Namun, hal ini dibantah keras oleh Darwin.
Sayang, kabar tersebut sudah tersebar kepada banyak pihak terutama di lingkungan Kementerian ESDM. Akibat pemberitaan tersebut, D sendiri diketahui sudah mengundurkan diri dari jabatanya tanpa alasan yang jelas. Darwin dicopot dan digantikan Jero Wacik.
Menteri melakukan perselingkuhan kembali terjadi, kali ini adalah Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa. Istri Suharso, Carolina Kaluku, dikabarkan menggugat cerai suaminya ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan karena tudingan selingkuh dengan wanita bernama Nurhayati Effendi.
Akibat pemberitaan yang masif, Suharso memilih untuk mengundurkan diri dari jabatanya, SBY memilih rekan satu partai Suharso yaitu Djan Faridz sebagai penggantinya. Saat serah terima jabatan (sertijab) di kantor Kemenpera pada Oktober 2011 lalu, Suharso tak didampingi Carolina melainkan oleh istri barunya, lantaran sang mantan istri dikabarkan sakit.
Selanjutnya, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih yang divonis mengidap kanker paru sejak Oktober 2010. Sejak saat itu dia telah menjalani pengobatan baik di dalam negeri dan luar negeri selama kurang lebih satu setengah tahun, dan resmi mengundurkan diri dari jabatanya pada 26 April 2012.
Kondisinya terus menurun, hingga akhirnya Tuhan berkehendak lain, Endang meninggal dunia pada 2 Mei 2012 setelah dirawat di RSCM selama satu bulan. SBY memilih Nafsiah Mboi sebagai penggantinya.
Dan terakhir, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng. Pria berkumis ini mengundurkan diri dari jabatanya pada 7 Desember 2012 sejak KPK mengumumkan pencekalan ke luar negeri kepada Andi dan adiknya Choel Mallarangeng selama enam bulan ke depan.
Hal ini dilakukan menyusul status mantan juru bicara presiden itu sebagai tersangka dalam kasus pembangunan sport centre di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
(rsa)