Ruhut akui partainya sedang dilanda badai
Sabtu, 08 Desember 2012 - 11:05 WIB
Ruhut akui partainya sedang dilanda badai
A
A
A
Sindonews.com - Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengakui, partainya saat ini sedang dilanda badai. Satu persatu kader, dan petinggi partai menjadi tersangka kasus dugaan korupsi.
"Awalnya ini badai, karena itu semua kami sedih setelah KPK jadikan Pak Andi tersangka. Tapi saya selalu katakan semua nama-nama ini fokus dulu sebelum dijadikan tersangka, lebih baik legowo dan mundur sementara. Walaupun begitu kami berdoa badai pasti berlalu," ujar Ruhut dalam diskusi bertema Korupsi Negeri Ini, di Warung Daun Cikini, Jakarta (8/12/2012)
Namun meski sedang dilanda badai, Ruhut masih yakin Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih disenangi rakyat Indonesia.
"SBY itu masih disayang rakyat kok, buktinya polling dia masih 50 persen, padahal dia sudah bilang tidak akan jabat presiden tiga periode," ujarnya dengan bangga.
Seperti diketahui, Partai Demokrat selama ini dinilai sebagai partai yang memiliki kasus korupsi terbanyak. Para kader dan petinggi partai terseret dalam kasus korupsi, di antaranya M Nazzarudin, Angelina Sondakh, Hartati Murdaya, dan sekarang Andi Mallarangeng. Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan beberapa kader lainnya juga terus disebut-sebut terlibat dalam kasus korupsi.
"Awalnya ini badai, karena itu semua kami sedih setelah KPK jadikan Pak Andi tersangka. Tapi saya selalu katakan semua nama-nama ini fokus dulu sebelum dijadikan tersangka, lebih baik legowo dan mundur sementara. Walaupun begitu kami berdoa badai pasti berlalu," ujar Ruhut dalam diskusi bertema Korupsi Negeri Ini, di Warung Daun Cikini, Jakarta (8/12/2012)
Namun meski sedang dilanda badai, Ruhut masih yakin Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih disenangi rakyat Indonesia.
"SBY itu masih disayang rakyat kok, buktinya polling dia masih 50 persen, padahal dia sudah bilang tidak akan jabat presiden tiga periode," ujarnya dengan bangga.
Seperti diketahui, Partai Demokrat selama ini dinilai sebagai partai yang memiliki kasus korupsi terbanyak. Para kader dan petinggi partai terseret dalam kasus korupsi, di antaranya M Nazzarudin, Angelina Sondakh, Hartati Murdaya, dan sekarang Andi Mallarangeng. Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan beberapa kader lainnya juga terus disebut-sebut terlibat dalam kasus korupsi.
(lns)