Megawati-JK gabung, suara Golkar akan pecah
Selasa, 27 November 2012 - 14:03 WIB
Megawati-JK gabung, suara Golkar akan pecah
A
A
A
Sindonews.com - Wacana duet mantan Presiden Megawati Soekarno Putri dengan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang bisa berpengaruh pada suara Golkar nantinya.
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Agung Laksono mengatakan jika wacana Megawati dan JK tersebut terwujud, maka suara Golkar akan terpecah di Pilpres 2014.
"JK juga mantan Ketua Umum Golkar dan masih mempunyai suara di Partai Golkar," ungkap Agung usai membuka konferensi guru besar Indonesia ke IV di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (27/11/2012).
Namun Agung mengatakan, Partai Golkar tidak akan memberikan sanksi serta pemecatan terhadap kadernya yang maju mencalonkan diri sebagai capres. Golkar menganggap, setiap pilihan itu adalah hak politik yang bersangkutan.
Meski JK akan ikut bertarung dalam Pilpres 2012, Agung menegaskan akan tetap memperjuangkan kemenangan Ketua Umum Aburizal Bakrie yang telah ditetapkan oleh Partai Golkar sebagai capres 2014.
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Agung Laksono mengatakan jika wacana Megawati dan JK tersebut terwujud, maka suara Golkar akan terpecah di Pilpres 2014.
"JK juga mantan Ketua Umum Golkar dan masih mempunyai suara di Partai Golkar," ungkap Agung usai membuka konferensi guru besar Indonesia ke IV di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (27/11/2012).
Namun Agung mengatakan, Partai Golkar tidak akan memberikan sanksi serta pemecatan terhadap kadernya yang maju mencalonkan diri sebagai capres. Golkar menganggap, setiap pilihan itu adalah hak politik yang bersangkutan.
Meski JK akan ikut bertarung dalam Pilpres 2012, Agung menegaskan akan tetap memperjuangkan kemenangan Ketua Umum Aburizal Bakrie yang telah ditetapkan oleh Partai Golkar sebagai capres 2014.
(azh)