Jadi pendamping Mega, JK redupkan Ical

Senin, 26 November 2012 - 15:07 WIB
Jadi pendamping Mega,...
Jadi pendamping Mega, JK redupkan Ical
A A A
Sindonews.com - Rumor majunya kembali mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) mendampingi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada ajang pemilihan presiden (Pilpres) 2014, dinilai merupakan sebuah ancaman bagi Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (Ical).

Menanggapi isu tersebut, Ketua DPP Golkar Agung Laksono menilai, duet maut tersebut tentu akan mempengaruhi pencalonan Ical. Bahkan, kata dia pencalonan JK akan meredupkan pencalonan Ical.

"Ya, saat ini popularitas JK masih paling tinggi dibandingkan Ical. Pak JK masih populer, memang kalau dilihat itu ada pengaruhnya," kata Agung kepada wartawan usai mendampingi Presiden SBY menyambut kunjungan Putra Mahkota Norwegia, di Kompleks Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2012).

Namun, dia mengakui tawaran terhadap JK tersebut belum dikonfirmasikan dari pihak yang bersangkutan langsung.

"Belum ada dikonfirmasi, tapi tidak juga ditolak dan tidak juga dikonfirm," ungkap Agung.
(rsa)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
Berita Terkini
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved