Elektabilitas merosot, Demokrat siap evaluasi
Senin, 19 November 2012 - 17:38 WIB
Elektabilitas merosot, Demokrat siap evaluasi
A
A
A
Sindonews.com - Indonesia Network Election Survey (INES) merilis elektabilitas Partai Demokrat merosot dengan persentase 8,4 persen, di bawah Partai Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Gerindra, dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Hal ini mendapat tanggapan serius dari jajaran elite Partai Demokrat. Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Saan Mustopa, berjanji segera melakukan berbagai evaluasi.
"Dengan hasil survei ini tentu akan kami jadikan catatan partai sebagai bahan masukan, untuk melakukan evaluasi terhadap apa yang telah dilakukan oleh partai," jelas Saan kepada wartawan di Gallery Cafe Taman Ismail Marzuki (TIM) , Cikini, Jakarta Pusat, Senin (19/11/2012).
Lebih lanjut dia mengatakan, selain sebagai bahan evaluasi, hasil temuan survei akan digunakan Demokrat sebagai dasar pembentukan program partai. "Terkait itu semua akan dijadikan temuan survei ini sebagai merancang program partai," katanya.
Sementara itu, ketika ditanya skandal mega korupsi yang melibatkan beberapa kader Demokrat menyebabkan Demokrat anjlok, Saan tidak menampik. Dia mengakui, perkara korupsi itu memang memiliki andil besar menyebab turunnya suara Demokrat.
"Itu salah satu faktor jugalah yang membuat kita turun," tandasnya.
Pada kesempatan itu, Komisi III DPR ini enggan memberikan kesimpulan mengenai hasil survei yang menyebutkan suara Demokrat akan terus menurun, karena pihaknya sedang berupaya mengembalikan citra partai.
"Ini kan (hasil survei) untuk hari ini, gambaran saja. Bukan penentuan, jadi kita masih ada waktu untuk meningkatkan itu," pungkasnya.
Hal ini mendapat tanggapan serius dari jajaran elite Partai Demokrat. Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Saan Mustopa, berjanji segera melakukan berbagai evaluasi.
"Dengan hasil survei ini tentu akan kami jadikan catatan partai sebagai bahan masukan, untuk melakukan evaluasi terhadap apa yang telah dilakukan oleh partai," jelas Saan kepada wartawan di Gallery Cafe Taman Ismail Marzuki (TIM) , Cikini, Jakarta Pusat, Senin (19/11/2012).
Lebih lanjut dia mengatakan, selain sebagai bahan evaluasi, hasil temuan survei akan digunakan Demokrat sebagai dasar pembentukan program partai. "Terkait itu semua akan dijadikan temuan survei ini sebagai merancang program partai," katanya.
Sementara itu, ketika ditanya skandal mega korupsi yang melibatkan beberapa kader Demokrat menyebabkan Demokrat anjlok, Saan tidak menampik. Dia mengakui, perkara korupsi itu memang memiliki andil besar menyebab turunnya suara Demokrat.
"Itu salah satu faktor jugalah yang membuat kita turun," tandasnya.
Pada kesempatan itu, Komisi III DPR ini enggan memberikan kesimpulan mengenai hasil survei yang menyebutkan suara Demokrat akan terus menurun, karena pihaknya sedang berupaya mengembalikan citra partai.
"Ini kan (hasil survei) untuk hari ini, gambaran saja. Bukan penentuan, jadi kita masih ada waktu untuk meningkatkan itu," pungkasnya.
(lns)