Amien: Rhoma Irama belum layak nyapres

Minggu, 18 November 2012 - 20:05 WIB
Amien: Rhoma Irama belum...
Amien: Rhoma Irama belum layak nyapres
A A A
Sindonews.com - Mantan Ketua MPR RI Amien Rais meminta Raja Dangdut Rhoma Irama berpikir ulang terkait rencana untuk mencalonkan diri sebagai presiden pada Pemilu Presiden 2014 mendatang. Rhoma dinilai belum memenuhi kriteria sebagai Presiden.

Hal ini dikatakan Amien kepada wartawan ketika ditanya seputar wacana pencolonan Rhoma Irama seusai berceramah dalam acara peringatan satu abad Muhamadiyah di gedung Kartini, Kabupaten Sragen, Minggu (18/11/2012).

“Dia itu seniman dan budayawan, dia piawai di lagu, tapi kalau jadi presiden saya minta Rhoma berpikir ulang,” kata Amien.

Amin mengatakan memimpin negara tak bisa disamakan dengan pekerjaan sebagai seorang seniman seperti yang selama ini diketahui publik tentang Rhoma. Hal ini lantaran menjadi presiden harus memiliki kapasitas dan sejumlah kriteria.

Amien menyebut kriteria yang harus dipenuhi yakni memahami hukum ekonomi global, didukung kekuatan TNI dan yang pasti harus memiliki jam terbang politik. Ia menilai Rhoma belum memenuhi kapasitas dan semua kriteria itu.

“Yang mau maju harus refleksi diri. Apakah dari pemahaman dan penguasaan kenegaraan cukup, penerimaan bangsa cukup, diterima Hankam, dunia global menerima atau tidak. Itu harus dipenuhi,” kata dia.

Menurut Amin, memutuskan diri untuk menjadi calon presiden tidak hanya didasarkan pada adanya dukungan dari sejumlah pihak atau keinginan sesaat. Dia menilai dukungan kepada Rhoma untuk maju tidak secara otomatis menjadikan Rhoma layak menjadi presiden.

“Modal memimpin 240 juta warga Indonesia harus komplit. Tidak boleh setiap orang yang ingin jadi presiden lantas maju. Bukan karena banyak kawan lantas bagus,” tukas Amien.

Wacana pencalonan Rhoma Irama sebagai capres mencuat saat organisasi Wasiat Ulama mendeklarasikan Raja Dangdut itu sebagai calon presiden. Rhoma diketahui juga menyambut dukungan ini.
(hyk)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Berita Terkini
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Infografis
3 Alasan Ukraina Kini...
3 Alasan Ukraina Kini Layak Disebut Sebagai Penjara Terbuka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved