UKP4: Masih ada menteri berapor merah
Selasa, 13 November 2012 - 11:55 WIB
UKP4: Masih ada menteri berapor merah
A
A
A
Sindonews.com - Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) menyebut ada sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II yang berapor merah. Pasalnya, menteri itu belum maksimal dalam menjalankan program-programnya.
"Masih ada rapor merah, masih ada program yang tidak mencapai sasaran. Itu masih ada," ujar Ketua UKP4 Kuntoro Mangkusubroto di Jakarta, Selasa (13/11/2012).
Namun, Kuntoro enggan menyebutkan siapa menteri yang memiliki rapor merah tersebut. "Saya tidak boleh sebutkan kementerian apa. Menteri Koordinator ada, menteri juga ada," katanya.
Kuntoro mengatakan, laporan terkait kinerja menteri tersebut sudah dilaporkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyoni (SBY). "Sudah di tangan presiden," katanya.
Kuntoro menegaskan, hasil evaluasi kepada menteri yang dilakukan oleh UKP4 bukan dalam rangka memberikan masukan kepada presiden untuk melakukan reshuffle.
"UKP4 tidak pernah menyampaikan masukan kepada presiden, apakah reshuffle atau tidak reshuffle. Tetapi tercapai atau tidak tercapai sebuah program seperti yang diperintahkan presiden atau direncanakan di dalam RKP 2012. Itu yang paling pokok. Tidak ada hubungannya dengan reshuffle," paparnya.
Jika dibandingkan tahun lalu, sambung Kuntoro, kinerja menteri lebih baik tahun ini, namun masih harus ada perbaikan. Dia yakin presiden sudah mencatat, dan akan menggunakan evaluasi ini untuk memberikan arahan-arahan lebih lanjut kepada para pembantunya itu.
"Masih ada rapor merah, masih ada program yang tidak mencapai sasaran. Itu masih ada," ujar Ketua UKP4 Kuntoro Mangkusubroto di Jakarta, Selasa (13/11/2012).
Namun, Kuntoro enggan menyebutkan siapa menteri yang memiliki rapor merah tersebut. "Saya tidak boleh sebutkan kementerian apa. Menteri Koordinator ada, menteri juga ada," katanya.
Kuntoro mengatakan, laporan terkait kinerja menteri tersebut sudah dilaporkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyoni (SBY). "Sudah di tangan presiden," katanya.
Kuntoro menegaskan, hasil evaluasi kepada menteri yang dilakukan oleh UKP4 bukan dalam rangka memberikan masukan kepada presiden untuk melakukan reshuffle.
"UKP4 tidak pernah menyampaikan masukan kepada presiden, apakah reshuffle atau tidak reshuffle. Tetapi tercapai atau tidak tercapai sebuah program seperti yang diperintahkan presiden atau direncanakan di dalam RKP 2012. Itu yang paling pokok. Tidak ada hubungannya dengan reshuffle," paparnya.
Jika dibandingkan tahun lalu, sambung Kuntoro, kinerja menteri lebih baik tahun ini, namun masih harus ada perbaikan. Dia yakin presiden sudah mencatat, dan akan menggunakan evaluasi ini untuk memberikan arahan-arahan lebih lanjut kepada para pembantunya itu.
(mhd)