Penganggur menurun

Selasa, 06 November 2012 - 09:40 WIB
Penganggur menurun
Penganggur menurun
A A A
Sindonews.com - Jumlah pengangguran di Indonesia terus berkurang meski penurunannya belum signifikan dibandingkan pertumbuhan perekonomian yang terus bertengger di atas enam persen per tahun.

Data terbaru tingkat pengangguran yang dipublikasikan Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat menurun menjadi 6,14 persen per Agustus 2012 dibandingkan data yang terekam pada periode yang sama tahun lalu sekitar 6,56 persen. Dengan demikian,total pengangguran yang terdeteksi berdasarkan survei BPS sekitar 7,24 juta orang.

Masih berdasarkan data BPS,dalam setahun belakangan ini, Agustus 2011 sampai Agustus 2012 terjadi kenaikan jumlah penduduk bekerja yang didongkrak oleh sektor industri sekitar 830.000 orang dan sektor jasa kemasyarakatan sebesar 450.000 orang. Sebaliknya, tercatat beberapa sektor justru mencetak penurunan di antaranya sektor pertanian sekitar 450.000 orang, sektor perdagangan sebesar 250.000 orang, serta sektor transportasi, pergudangan,dan komunikasi sebesar 80.000 orang.

Yang menarik dicermati dari data-data angkatan kerja di Indonesia adalah status pendidikan.Tengok saja, hingga Agustus tahun ini tingkat pendidikan masyarakat yang bekerja didominasi oleh lulusan sekolah dasar (SD) yang mencapai sekitar 53,9 juta orang (48,63 persen), menyusul pendidikan di level universitas sebanyak 7 juta orang (6,3 persen),dan pendidikan diploma sebanyak 3 juta orang (2,68 persen).

Hal ini menarik untuk diperdebatkan, mengapa lulusan universitas alias sarjana masih terbatas mengisi lowongan kerja yang tersedia, padahal setiap tahun kampus melahirkan ratusan ribu sarjana. Apakah kualitas lulusan perguruan tinggi tak mampu menjawab kebutuhan para penyedia lapangan kerja? Yang jelas, fakta di lapangan membuktikan tidak sedikit lulusan perguruan tinggi bekerja di luar bidang ilmu yang digeluti selama duduk di bangku kuliah.

Ini sebuah persoalan yang harus diintegrasikan antara tuntutan dunia kerja dan kurikulum pendidikan yang ada. Terlepas dari persoalan pendidikan yang belum nyambung dengan dunia kerja, kita harus mengacungkan jempol kepada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) yang terus memberdayakan keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) baik di pusat maupun di daerah.

BLK adalah sebuah lembaga yang difungsikan untuk membekali keterampilan dan kompetensi kerja bagi penganggur dan pencari kerja yang mampu diserap pasar kerja dan industri. Tahun ini Kemenakertrans menargetkan 97.340 orang mengikuti pelatihan kerja yang berbasis kompetensi di BLK yang ada. Sayangnya, peran BLK yang begitu penting tidak terlepas dari persoalan serius yang melilitnya dalam mengentaskan para penganggur dan pencari kerja.

Pasalnya, tidak semua BLK yang ada di daerah memiliki kualitas dan kapasitas pelatihan serta infrastruktur yang memadai. Sebuah pemetaan yang digelar Kemenakertrans tahun lalu menunjukkan, dari 252 BLK yang dikelola pemerintah daerah, hanya 10 persen yang boleh dikatakan memadai dari sisi kualitas dan kapasitas serta infrastruktur yang baik.Barangkali inilah jawaban mengapa penduduk yang bekerja masih didominasi lulusan SD.
(azh)
Berita Terkait
Korona dan Kebangkitan...
Korona dan Kebangkitan Produk Dalam Negeri
Reaktivasi Rumah Ibadah...
Reaktivasi Rumah Ibadah Tak Cukup Regulasi
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Sudah Saatnya Harga...
Sudah Saatnya Harga BBM Turun
Bahan Pangan Aman, Distribusi...
Bahan Pangan Aman, Distribusi Bisa Tersendat
Mengandalkan Sektor...
Mengandalkan Sektor Konsumsi
Berita Terkini
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Pimpin Panen Raya di...
Pimpin Panen Raya di Malang, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
Don Ritto Gunakan Rumah...
Don Ritto Gunakan Rumah Febrie Adriansyah di Sentul untuk Operasional Yayasan
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Ditahan, Kuasa Hukum: Sudah Mengundurkan Diri, Artinya Kooperatif
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved