Sentralistis parpol tutup figur alternatif
Minggu, 07 Oktober 2012 - 13:42 WIB
Sentralistis parpol tutup figur alternatif
A
A
A
Sindonews.com - Masyarakat Indonesia masih dihadirkan pada sedikit pilihan mengenai calon alternatif dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 yang disodorkan oleh partai politik (parpol). Karena saat ini struktur kekuasaan partai yang tertutup dan sentralistis.
Kekuasaan parpol yang sentralistik ini mengakibatkan kandidat yang muncul tidak memberi alternatif terbaik bagi publik.
"Partai politik kita masih sentralistis. Sehingga yang muncul hanya nama-nama lama saja," kata Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute Hanta Yuda AR di Hotel Morrisey, Jakarta, Minggu (7/10/2012).
Padahal masih banyak figur-figur muda yang patut diperhitungkan namanya pada Pilpres 2014 mendatang. Sejatinya momentum Pilpres 2014 dapat memberi ruang 'kemungkinan' bagi siapapun untuk masuk ke dalamnya.
Berdasarkan hasil riset Pol-Tracking Institute melalui assessment 13 aspek yang berada dalam interval penilaian 10 sampai 100, dengan standar ketercukupan adalah 60, temuan riset menunjukkan ada banyak figur muda baik yang berasal dari Parpol maupun luar Parpol yang mempunyai kapasitas dan kepantasan menjadi kandidat dalam Pilpres 2014.
Di antara figur muda tersebut, ada nama Joko Widodo (Jokowi), Hary Tanoesoedibjo, Anas Urbaningrum, Anies Baswedan, Sri Mulyani, dan lain-lainnya.
Kekuasaan parpol yang sentralistik ini mengakibatkan kandidat yang muncul tidak memberi alternatif terbaik bagi publik.
"Partai politik kita masih sentralistis. Sehingga yang muncul hanya nama-nama lama saja," kata Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute Hanta Yuda AR di Hotel Morrisey, Jakarta, Minggu (7/10/2012).
Padahal masih banyak figur-figur muda yang patut diperhitungkan namanya pada Pilpres 2014 mendatang. Sejatinya momentum Pilpres 2014 dapat memberi ruang 'kemungkinan' bagi siapapun untuk masuk ke dalamnya.
Berdasarkan hasil riset Pol-Tracking Institute melalui assessment 13 aspek yang berada dalam interval penilaian 10 sampai 100, dengan standar ketercukupan adalah 60, temuan riset menunjukkan ada banyak figur muda baik yang berasal dari Parpol maupun luar Parpol yang mempunyai kapasitas dan kepantasan menjadi kandidat dalam Pilpres 2014.
Di antara figur muda tersebut, ada nama Joko Widodo (Jokowi), Hary Tanoesoedibjo, Anas Urbaningrum, Anies Baswedan, Sri Mulyani, dan lain-lainnya.
(hyk)