Pemerintah pertanyakan rekrutmen pejabat negara

Sabtu, 06 Oktober 2012 - 00:33 WIB
Pemerintah pertanyakan...
Pemerintah pertanyakan rekrutmen pejabat negara
A A A
Sindonews.com - Pemerintah mempertanyakan mekanisme rekrutmen pejabat eksekutif senior oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KSAN) untuk mendapatkan pejabat pemerintahan yang cakap dan mampu menjalankan tugasnya, dana Rancangan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menteri Dalam negeri Gamawan Fauzi mengatakan, di internal pemerintah sendiri memang belum memiliki kesamaan pandangan terkait mekanisme rekrutmen pejabat eksekutif senior oleh KASN. Hal itu untuk mencegah adanya celah untuk permainan dalam pengisian posisi pejabat pemerintahan itu.

"RUU ASN ini belum kita putuskan. Masih ada hal-hal yang perlu kita sepakati, dan dalami bersama. Kalau keputusan yang diambil terlalu ekstrim, nantinya kami pun khawatir ada bolong-bolongnya UU itu nanti. Makanya kita harus hati-hati," katanya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (5/10/2012).

Dia mencontohkan, jika KSAN mengusulkan sejumlah nama calon pejabat yang memiliki nilai bagus, tapi dirinya sebagai menteri tidak mengenal nama-nama yang dicalonkan tersebut. "Saya enggak kenal orang yang diusulkan KSAN itu, saya tak tahu pengalamannya memimpin lembaga, loyalitasnya juga kita tidak tahu. Apakah harus dilantik juga," ungkapnya.

Menurutnya, RUU ASN nantinya harus mengatur semua hal yang terkait dengan PNS, sehingga tidak ada lagi celah aturan untuk membiarkan PNS melakukan pelanggaran.

"RUU ASN ini kita tidak ingin tergesa-gesa supaya nanti tidak terkaget-kaget lagi. Banyak hal yang perlu dikaji lebih mendalam lagi, agar semua hal terkait kepegawaian diatur dalam UU tersebut," tandasnya.
(lil)
Berita Terkait
Dilema Aparatur Sipil...
Dilema Aparatur Sipil Negara ke IKN
Berakhlak Jadi Kunci...
Berakhlak Jadi Kunci Transformasi Aparatur Sipil Negara
Kemnaker Lakukan Penyederhanaan...
Kemnaker Lakukan Penyederhanaan Birokrasi Aparatur Sipil Negara
IstanaTegaskan Pengalihan...
IstanaTegaskan Pengalihan Pegawai KPK Tak Bakal Kurangi Independensi
Nekat Mudik atau Keluar...
Nekat Mudik atau Keluar Daerah Saat Libur Imlek, ASN Bakal Disanksi
Pemerintah Tegas Tolak...
Pemerintah Tegas Tolak Revisi UU ASN yang Diinisiasi DPR
Berita Terkini
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved