Berakhlak Jadi Kunci Transformasi Aparatur Sipil Negara
Senin, 18 Oktober 2021 - 13:15 WIB
loading...
Nilai dasar berakhlak dan slogan bangga melayani bangsa seyogyanya dipahami oleh para calon Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak mereka menghadapi tes masuk. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Nilai dasar berakhlak dan slogan bangga melayani bangsa seyogyanya dipahami oleh para calon Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak mereka menghadapi tes masuk. Agar ASN nantinya bisa optimal bekerja melayani masyarakat.
“Setiap individu yang memiliki keinginan menjadi ASN agar dapat menanamkan core values dan rasa bangga melayani bangsa baik dalam pekerjaan ataupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Alex Denni di sela kunjungannya pada seleksi kompetensi dasar (SKD) Calon ASN 2021 di Cijantung, Jakarta, Sabtu (16/10/2021). Baca juga: Dipanggil Badan Kehormatan Buntut Celeng vs Banteng, Albertus Sumbogo: PDIP Didera Oligarki
Menurutnya, sebagai motor transformasi dan reformasi birokrasi, Kemenpan RB berperan penting untuk menanamkan pola pikir core values Berakhlak dan employer branding bangga melayani bangsa. Tujuannya, agar nantinya setiap individu ASN dapat mengoptimalkan pelayanan bagi masyarakat serta menjadi role model bagi sesama rekan kerja dan masyarakat luas.
Core values dan employer branding yang diluncurkan tahun ini diharapkan dapat membentuk ASN yang adaptif dan dapat menyesuaikan dengan perubahan teknologi. Selain itu, pengisian kebutuhan SDM ASN tidak lagi hanya mempertimbangkan posisi yang kosong dalam formasi tetapi juga akan mempertimbangkan nilai proposisi dalam akuisisi talenta untuk memperkuat identitas ASN.
“Kriteria ASN yang kita inginkan adalah adalah orang-orang yang memiliki kapasitas untuk dapat menyampaikan ekspektasi organisasi. ASN tersebut harus menghasilkan kinerja yang mendukung pencapaian tujuan organisasi, mau terus belajar dan mengembangkan kompetensi untuk mendukung pelaksanaan strategi organisasi, memiliki perilaku sesuai dengan budaya organisasi dengan menerapkan nilai-nilai berakhlak. Sehingga harapan kami, calon ASN yang direkrut dapat membangun employer branding yang kuat di mata masyarakat,” tambah Alex.
“Setiap individu yang memiliki keinginan menjadi ASN agar dapat menanamkan core values dan rasa bangga melayani bangsa baik dalam pekerjaan ataupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Alex Denni di sela kunjungannya pada seleksi kompetensi dasar (SKD) Calon ASN 2021 di Cijantung, Jakarta, Sabtu (16/10/2021). Baca juga: Dipanggil Badan Kehormatan Buntut Celeng vs Banteng, Albertus Sumbogo: PDIP Didera Oligarki
Menurutnya, sebagai motor transformasi dan reformasi birokrasi, Kemenpan RB berperan penting untuk menanamkan pola pikir core values Berakhlak dan employer branding bangga melayani bangsa. Tujuannya, agar nantinya setiap individu ASN dapat mengoptimalkan pelayanan bagi masyarakat serta menjadi role model bagi sesama rekan kerja dan masyarakat luas.
Core values dan employer branding yang diluncurkan tahun ini diharapkan dapat membentuk ASN yang adaptif dan dapat menyesuaikan dengan perubahan teknologi. Selain itu, pengisian kebutuhan SDM ASN tidak lagi hanya mempertimbangkan posisi yang kosong dalam formasi tetapi juga akan mempertimbangkan nilai proposisi dalam akuisisi talenta untuk memperkuat identitas ASN.
“Kriteria ASN yang kita inginkan adalah adalah orang-orang yang memiliki kapasitas untuk dapat menyampaikan ekspektasi organisasi. ASN tersebut harus menghasilkan kinerja yang mendukung pencapaian tujuan organisasi, mau terus belajar dan mengembangkan kompetensi untuk mendukung pelaksanaan strategi organisasi, memiliki perilaku sesuai dengan budaya organisasi dengan menerapkan nilai-nilai berakhlak. Sehingga harapan kami, calon ASN yang direkrut dapat membangun employer branding yang kuat di mata masyarakat,” tambah Alex.
Lihat Juga :