Timwas dukung KPK tingkatkan kepenyidikan

Rabu, 03 Oktober 2012 - 21:25 WIB
Timwas dukung KPK tingkatkan...
Timwas dukung KPK tingkatkan kepenyidikan
A A A
Sindonews.com - Keputusan menaikkan status penyelidikan kasus Bank Century ke tahap penyidikan disambut baik anggota tim pengawas (timwas) rekomendasi DPR terhadap kasus Bank Century Bambang Soesatyo.

Dia menilai, ini merupakan langkah maju, meski semua alat bukti kasus Bank Century sebenarnya sudah lebih dari cukup.

"Saya menyambut baik tekad Abraham Samad yang akan menetapkan tersangka atau menaikkan tahapan pada perkara Kasus Bank Century sebelum Desember tahun ini. Mengingat, tekad Abraham Samad untuk membongkar kasus ini banyak kendala," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (3/10/2012).

Politikus Partai Golkar ini mengungkapkan, kendala yang dialami KPK dalam proses kasus Bank Century ini, selain dari luar juga ada dari internal KPK itu sendiri. Misalnya, tidak semua pimpinan KPK sepakat jika kasus Bank Century naik ke penyidikan.

Maka itu, sambung Bambang, Timwas Century akan memperkuat langkah Abraham Samad dengan cara akan memanggil pihak-pihak yang dinilai cukup layak dimintai keterangannya di rapat timwas.

"Jika kemarin ada Jusuf Kalla dan Antasari Azhar, selanjutkan akan dipanggil Susno Duadji, Miranda Goeltom termasuk Sri Mulyani Indrawati untuk dimintai keterangan di Timwas. Dengan begitu, Abraham Samad tidak terlalu sulit menaikkan penanganan perkara ini ke tahap selanjutnya," tukasnya.

Apalagi, lanjut Bambang, dalam rapat Timwas dengan Menkumham dan Kejaksaan Agung. Jaksa Agung Basrief Arief mengatakan ada tindak pidana gratifikasi sebesar Rp1 Miliar yang diduga dilakukan oleh Robert Tantular ke Budi Mulya.

Dasar temuan gratifikasi ini, tegas Bambang, dengan sendirinya menegaskan tidak ada alasan bagi KPK untuk tidak menaikkan kasus Bank Century ke penyidikan. "KPK harus lebih maju dari pada Kejaksaan, Kejaksaan yang tidak berkapasitas menangani saja sudah mengungkapkan adanya gratifikasi ke publik terkait kasus Bank Century. Dan bagi saya ini tangga untuk KPK, untuk memburu nama-nama yang diungkap di Pansus seperti Sri Mulyani Indrawati dan Boediono," ujarnya.
(rsa)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
Anak Ferdy Sambo Ikut...
Anak Ferdy Sambo Ikut Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira Polri di Istana
Prabowo Lantik Donny...
Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia dan Yos Sunitiyoso Wagub URI
Perindo Dukung Perpres...
Perindo Dukung Perpres Ojol Jadi Payung Penguatan UMKM Digital dan Kesejahteraan Pengemudi
Breaking News: Prabowo...
Breaking News: Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Hendardi Angkat Bicara...
Hendardi Angkat Bicara soal Pelibatan Babinsa TNI dalam Pengawasan Pajak
Jelang Dilantik sebagai...
Jelang Dilantik sebagai Kepala BGN, Sudaryono Tiba di Istana Negara
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved