Demokrat buka koalisi dengan PDIP?

Rabu, 26 September 2012 - 08:30 WIB
Demokrat buka koalisi...
Demokrat buka koalisi dengan PDIP?
A A A
Sindonews.com - Partai Demokrat mulai membuka peluang koalisi dengan partai manapun tak terkecuali Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.

Ketika dikonfirmasi mengenai apakah kemungkinan Demokrat berkoalisi dengan PDIP Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi DPP Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, tak membantah.

"Politik apapun bisa terjadi, 4+4 bukan hanya 8, bisa saja 9. Sebenernya bekerja sama dengan siapa saja kami mau, karena kami partai yang santun, partai yang cerdas dan bersih. Pasti semua orang mau bekerjasama dengan kami," tutur anggota Komisi III DPR ini, Rabu (26/9/2012).

Kendati kedua pemimpin partai yaitu Megawati dan Susilo Bambang Yudhoyono memiliki sejarah yang tidak harmonis, Ruhut tak meyakini kedua partai bisa berkoalisi. Ruhut juga mengapresiasi langkah PDIP jika benar-benar mau berkoalisi dengan Demokrat.

"Kami baik sama semua, bukan hanya siap menang kami juga siap kalah. Persoalanya mereka (PDIP) yang lalu tidak siap kalah. Kalau mereka berubah sikap (mau berkoalisi) ya bagus. Kalau kami Demokrat menerima saja, tinggal mereka mau enggak?" katanya.

Namun, Ruhut mengatakan bahwa partainya masih melihat peluang dan situasi ke depan menjelang Pilpres 2014. "Kalau memang figur (capres dan cawapres ) nya pas, bisa saja (koalisi), tapi kita lihat dulu siapa partai pemenangnya, kalau kami menang mereka jadi wakil presidennya," kata Ruhut.

Yang terpenting saat ini, sambung Ruhut, adalah kembali merebut hati rakyat guna memenangkan Pemilu Legislatif (Pileg) 2014.

"Kami rebut dulu masyarakat baru bicara Pilpres. Menangkan dulu partai untuk DPR baru Pilpres," ucapnya.

Sebelumnya, politikus senior PDI Perjuangan Taufiq Kiemas menyatakan kapok untuk kembali berkoalisi dengan Partai Gerindra lantaran koalisi tersebut hanya menguntungkan Gerindra. "Kapok juga, tapi enggak mau jadi anak kecil," kata Taufiq.

Menurut Taufiq, fenomena tersebut akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan PDIP untuk berkoalisi dengan partai politik lain. Pasalnya, lanjut Taufiq, PDIP jadi tak bersemangat berkoalisi dengan Gerindra kembali. "Dan membuat semangat kami untuk tidak berkoalisi semakin besar," tegasnya.
(lns)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
Berita Terkini
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved