Mahfud: Hukuman mati koruptor tidak langgar HAM

Selasa, 18 September 2012 - 01:02 WIB
Mahfud: Hukuman mati...
Mahfud: Hukuman mati koruptor tidak langgar HAM
A A A
Sindonews.com - Penerapan hukuman mati kepada koruptor dinilai tidak bertentangan dengan Hak Asasi Manusia (HAM) dan Konstitusi selama bisa dibuktikan secara objektif, dengan persidangan yang dilakukan secara terbuka, dan tidak dinegoisasikan.

"Tak perlu bicara HAM, atau hak konstitusional. Itu sudah selesai dalam filosofi, dan konsep hukum kita. Saya setuju dengan Fatwa Munas NU (Nahdlatul Ulama)," kata Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) saat dihubungi di Jakarta, Senin 17 September 2012.

Mahfud mengungkapkan, korupsi bisa dikategorikan sebagai tindakan yang mengancam keselamatan bangsa dan negara, seperti tindak terorisme. Dalam Konstitusi Pasal 12, dan Pasal 22 disebutkan ketentuan tentang keadaan bahaya bagi negara, sehingga pemerintah harus mengambil langkah-langkah khusus.

"Nah, sekarang yang juga mengancam keselamatan bangsa dan negara itu kan adalah korupsi," ujarnya.

Menurutnya, HAM tidak bisa digunakan untuk membela orang yang sudah dinyatakan sebagai koruptor oleh pengadilan. Pasalnya, saat masih menjadi tersangka, atau terdakwa mereka sudah memperoleh pembelaan secara standar, yaitu mendapat bantuan hukum sebatas untuk menjelaskan posisi hukumnya agar adil dan obyektif.

"Tapi bantuan hukum tidak boleh bertendensi meniadakan, atau mengaburkan kasus korupsinya. Kalau sudah korupsi ya jangan dipaksakan untuk dinyatakan tak korupsi. Kita harus tegas pada korupsi kalau memang ingin negara ini selamat," tandasnya.
(lil)
Berita Terkait
Saatnya Hukuman Mati...
Saatnya Hukuman Mati bagi Koruptor
Negara yang Menerapkan...
Negara yang Menerapkan Hukuman Mati bagi Koruptor
Hukuman Mati Koruptor...
Hukuman Mati Koruptor Dinilai Tak Beri Efek Jera, Komnas HAM: Ubah Sistemnya
Tanggapi Hukuman Mati...
Tanggapi Hukuman Mati Koruptor, Mahfud: Tegakkanlah dengan Kekuasaanmu
Respons Hukuman Mati...
Respons Hukuman Mati Koruptor, Pakar Hukum Henry: Harus Dibarengi Perbaikan Sistem
Sangarnya Korupsi Miliader...
Sangarnya Korupsi Miliader Truong My Lan, dari Tilap Rp448 Triliun hingga Pencucian Uang Rp293,9 Triliun
Berita Terkini
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Infografis
Jusuf Muda Dalam, Menteri...
Jusuf Muda Dalam, Menteri yang Dihukum Mati karena Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved