Pengamat: Pemerintah melakukan kebohongan publik

Kamis, 13 September 2012 - 17:54 WIB
Pengamat: Pemerintah...
Pengamat: Pemerintah melakukan kebohongan publik
A A A
Sindonews.com - Pemerintah dinilai tidak jujur dalam melakukan komunikasi dan membuat kebijakan kepada rakyat. Bahkan, pemerintah selama ini dinilai telah membangun kebohongan publik dengan tidak menyampaikan efek dari kebijakan yang telah diambil.

Pakar komunikasi politik Tjipta Lesmana mengatakan, saat ini banyak kebijakan pemerintah yang seolah-olah pro rakyat, padahal sebenarnya menyengsarakan rakyat.

"Padahal kalau mau dipahami, dalam hal kecil dari teori komunikasi yang baik adalah keharusan adanya kejujuran. Kalau ada tipu dan kebohongan, maka itu komunikasi yang buruk. Apalagi ini dalam konteks pemerintah, hal semacam ini sangat fatal," katanya di Jakarta, Kamis (13/9/2012).

Dia mengungkapkan, kebijakan pengurangan ataupun pembatasan subsidi BBM, dimana pemerintah seolah-olah mengaku berani mengambil kebijakan tak populis. Padahal sebenarnya, hal itu bisa saja mengandung misi tertentu, padahal berbagai upaya untuk tidak menaikkan harga tarif dasar listrik (TDL) dan bahan bakar minyak (BBM) bisa dilakukan.

"Kita kan tidak diberi tahu kenapa ekspor batubara digenjot terus, sementara pasokan untuk listrik sangat kecil. Kemudian kita juga tidak tahu siapa yang mendapat keuntungan dari pengurangan subsidi BBM. Makanya model komunikasi pemerintah saya katakan sangat jelek, bahkan mengarah pada kebohongan," ujarnya.

Menurutnya, selama ini pemimpin selalu merasa punya kebijakan terbaik, lalu semua masukan hanya diminta saja. Padahal, masukan itu tidak untuk dijalankan.

"Kebijakan, dan pendapat pemerintah saja yang jalan, pendapat lain tidak. Ini juga fatal bagi demokrasi kita," tandasnya.
(lil)
Berita Terkait
Dongkrak Kinerja Kabinet!
Dongkrak Kinerja Kabinet!
Reshuffle Kabinet Diyakini...
Reshuffle Kabinet Diyakini Mampu Genjot Kinerja
Persepi Sebut Opini...
Persepi Sebut Opini Publik Tak Sepenuhnya Jadi Ukuran Kinerja Kementerian
Perombakan Kabinet Dinilai...
Perombakan Kabinet Dinilai Masih Menunjukkan Politik Transaksional
Perbaiki Kinerja Kabinet,...
Perbaiki Kinerja Kabinet, Relawan Jokowi Dorong Reshuffle
Reshuffle Kabinet Harus...
Reshuffle Kabinet Harus Berbasis Kinerja, Bukan Letupan Politik
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved