KPK diminta tangani kasus besar
Kamis, 13 September 2012 - 17:36 WIB
KPK diminta tangani kasus besar
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Presiden RI Megawati Soekarno Putri mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak gentar dalam menuntaskan kasus-kasus korupsi berskala besar.
Selain itu Mega mengklaim saat KPK ia bentuk dulu, memang bertugas untuk mengawasi kinerja kepolisian dan kejaksaan.
Ia mengkritik KPK yang terkesan berjalan di tempat menuntaskan kasus korupsi berskala besar. Ia juga mengkritik KPK yang selalu menangkap kader partainya, PDI Perjuangan.
"Kasus korupsi kan ranahnya KPK, KPK sendiri kok menurut saya kenapa sih susah-susah banget, selesaikan dulu saja kasus yang gede-gede, tapi kan ini enggak, saya kok jadi suudzon, kok kader PDIP mulu sih yang digeret-geret," tukasnya dalam Dialog Kebangsaan dan Konferensi Pers di Kantor PDIP Jakarta Selatan, Kamis (13/9/2012).
Mega menegaskan, posisi partainya selama ini berada di luar pemerintah memberikan nilai tersendiri bagi PDIP, dibanding sejumlah partai yang kadernya terlibat dalam berbagai kasus dugaan korupsi.
"Karena sistem kita kan enggak ada oposisi, saya digebuki enggak apa-apa lah. Katanya semua partai enggak ada yang benar. Masyarakat tak percaya lagi, kalau saya lihat partai saya, boleh kan sombong sendiri, jajaran struktural kita ada sampai tingkat ranting," tegasnya.
Selain itu Mega mengklaim saat KPK ia bentuk dulu, memang bertugas untuk mengawasi kinerja kepolisian dan kejaksaan.
Ia mengkritik KPK yang terkesan berjalan di tempat menuntaskan kasus korupsi berskala besar. Ia juga mengkritik KPK yang selalu menangkap kader partainya, PDI Perjuangan.
"Kasus korupsi kan ranahnya KPK, KPK sendiri kok menurut saya kenapa sih susah-susah banget, selesaikan dulu saja kasus yang gede-gede, tapi kan ini enggak, saya kok jadi suudzon, kok kader PDIP mulu sih yang digeret-geret," tukasnya dalam Dialog Kebangsaan dan Konferensi Pers di Kantor PDIP Jakarta Selatan, Kamis (13/9/2012).
Mega menegaskan, posisi partainya selama ini berada di luar pemerintah memberikan nilai tersendiri bagi PDIP, dibanding sejumlah partai yang kadernya terlibat dalam berbagai kasus dugaan korupsi.
"Karena sistem kita kan enggak ada oposisi, saya digebuki enggak apa-apa lah. Katanya semua partai enggak ada yang benar. Masyarakat tak percaya lagi, kalau saya lihat partai saya, boleh kan sombong sendiri, jajaran struktural kita ada sampai tingkat ranting," tegasnya.
(lil)