Ada apa dibalik pidato SBY tentang Century?
Kamis, 16 Agustus 2012 - 09:13 WIB
Ada apa dibalik pidato SBY tentang Century?
A
A
A
Sindonews.com - Rupanya pernyataan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar, tentang adanya pembahasan bailout Bank Century dalam rapat terbatas dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 2008 lalu. Apakah yang membuat SBY geram lalu mengadakan jumpa pers?
Menurut Menteri Sekretaris Negara (mensesneg) Sudi Silalahi, alasan SBY menggelar jumpa pers lantaran isu tersebut terus bergulir.
"Karena sudah berulang kali, menteri-menteri termasuk saya, Pak Hatta, Menko Polhukam sudah menjelaskan. Tapi terus menerus masih bergulir berita itu," kata Sudi di Istana Negara Jakarta, Rabu (15/8/2012) malam.
Melihat kondisi demikian, sambung Sudi, Presiden merasa perlu untuk meluruskan pemberitaan yang sudah terlajur ramai di publik itu.
"Seperti presiden tadi sampaikan, presiden meluruskan, ya sudahlah daripada berpanjang-panjang Bapak Presiden menjelaskan itu," katanya.
Sudi selaku orang yang disebut-sebut Antasari hadir dalam pertemuan tersebut menegaskan, yang terjadi dalan pertemuan 9 Oktober 2008 adalah pembahasan terkait penanggulangan krisis, bukan terkait pencairan bailout Bank Century.
"Saya ada disitu, catatan saya juga persis seperti yang ada di transkrip itu. Pak Widodo juga, Pak Hatta. Nah ini dia gambarnya. Semuanya ada ini," kata Sudi.
Saat dikonfirmasi mengapa Presiden tidak melayangkan keberatan kepada Dewan Pers terkait pemberitaan tersebut yang masif di media massa, Sudi mengatakan hal itu sudah dilakukanya.
"Rekan-rekan (wartawan) tidak tahu banyak yang sudah kita lakukan. Tapi ada kepentingan-kepentinganlah, barangkali di politik-politikan. Kita tidak berpolitik-politik. Apa yang kita lakukan dan apa yang akan kita lakukan. Itu yang faktanya jelas," kata Sudi.
Apakah akan ada langkah hukum terhadap Antasari? "Sudahlah, beliau kan ada disana (tahanan). Barangkali beliau dalam situasi seperti itu lupa, makanya kita luruskan," jawabnya.
Menurut Menteri Sekretaris Negara (mensesneg) Sudi Silalahi, alasan SBY menggelar jumpa pers lantaran isu tersebut terus bergulir.
"Karena sudah berulang kali, menteri-menteri termasuk saya, Pak Hatta, Menko Polhukam sudah menjelaskan. Tapi terus menerus masih bergulir berita itu," kata Sudi di Istana Negara Jakarta, Rabu (15/8/2012) malam.
Melihat kondisi demikian, sambung Sudi, Presiden merasa perlu untuk meluruskan pemberitaan yang sudah terlajur ramai di publik itu.
"Seperti presiden tadi sampaikan, presiden meluruskan, ya sudahlah daripada berpanjang-panjang Bapak Presiden menjelaskan itu," katanya.
Sudi selaku orang yang disebut-sebut Antasari hadir dalam pertemuan tersebut menegaskan, yang terjadi dalan pertemuan 9 Oktober 2008 adalah pembahasan terkait penanggulangan krisis, bukan terkait pencairan bailout Bank Century.
"Saya ada disitu, catatan saya juga persis seperti yang ada di transkrip itu. Pak Widodo juga, Pak Hatta. Nah ini dia gambarnya. Semuanya ada ini," kata Sudi.
Saat dikonfirmasi mengapa Presiden tidak melayangkan keberatan kepada Dewan Pers terkait pemberitaan tersebut yang masif di media massa, Sudi mengatakan hal itu sudah dilakukanya.
"Rekan-rekan (wartawan) tidak tahu banyak yang sudah kita lakukan. Tapi ada kepentingan-kepentinganlah, barangkali di politik-politikan. Kita tidak berpolitik-politik. Apa yang kita lakukan dan apa yang akan kita lakukan. Itu yang faktanya jelas," kata Sudi.
Apakah akan ada langkah hukum terhadap Antasari? "Sudahlah, beliau kan ada disana (tahanan). Barangkali beliau dalam situasi seperti itu lupa, makanya kita luruskan," jawabnya.
(mhd)