SBY bersumpah tak ada pembahasan Century
Rabu, 15 Agustus 2012 - 22:14 WIB
SBY bersumpah tak ada pembahasan Century
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membantah testimoni yang disampaikan mantan Ketua KPK Antasari Azhar yang menyebutkan adanya pertemuan yang membahas tentang bailout Bank Century.
Namun, Presiden SBY mengakui adanya pertemuan pada 9 Oktober 2008 yang dihadiri oleh para menteri anggota Kabinet Indonesia Bersatu Jilid I.
"Memang ada pertemuan yang kami laksanakan pada tanggal 9 Oktober 2008," ujar Presiden dalam jumpa pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/8/2012).
SBY menjelaskan, yang hadir dalam rapat tersebut yaitu para menteri yang tergabung dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jili I dan sejumlah penegak hukum dan editor seperti Ketua BPK Anwar Nasution, Ketua KPK Antasari Azhar, Jaksa Agung Hendarman Supanji, Kapolri Bambang Hendarso Danuri, dan Ketua BPKP Didik Widjayadi.
Pertemuan tersebut hanya bertujuan untuk tukar pikiran bagaimana mengantisipasi datangnya krisis. Sesungguhnya pertemuan itu rangkaian pertemuan sebelumnya tanggal 6 Oktober di Sekretariat Negara yang dihadiri jajaran kabinet Indonesia Bersatu I, Kadin, ekonom, dan media massa.
Dalam pertemuan 9 Oktober 2008 itu, dituturkannya, banyak pandangan terkait penanganan krisis. Karenanya, agar tak ada keraguan dirinya melakukan koordinasi dengan penegak hukum.
Setelah pertemuan tersebut, SBY mengaku melakukan pertemuan dengan Gubernur Bank Indonesia.
"Karena saya harus berkolaborasi untuk atasi krisis sehingga Insya Allah krisis bisa kita cegah. Pengalaman 1998 dulu dari apa yang kita alami, kebersamaan itu terasa kurang sehingga kurang bisa atasi krisis," paparnya.
Dalam pertemuan 9 Oktober, SBY menjelaskan tentang pertemuan dunia dan implikasinya terhadap dunia.
"Setelah itu, satu demi satu, kecuali para menteri, menyampaikan pandangannya. Dimulai pandangan Ketua BPK scara singkat, pandangan Ketua KPK saya respon secara singkat, dilanjutkan kembali pandangan Jaksa Agung saya respon, Kapolri saya respon dan kepala BPKP saya respon. Kemudian saya akhiri," kata SBY.
Dalam pertemuan tersebut dirinya didampingi oleh Menko Polhukam Widodo AS, Menkeu Sri Mulyani, Seskab Sudi Silalahi, Mensesneg Hatta Radjasa, Menteri BUMN Sofyan Djalil.
"Saya katakan malam ini di hadapan Allah SWT bahwa sama sekali tidak ada. Tidak ada yang menyinggung bailout Century, apalagi membahasnya yang dinamakan bailout Century," katanya.
Namun, Presiden SBY mengakui adanya pertemuan pada 9 Oktober 2008 yang dihadiri oleh para menteri anggota Kabinet Indonesia Bersatu Jilid I.
"Memang ada pertemuan yang kami laksanakan pada tanggal 9 Oktober 2008," ujar Presiden dalam jumpa pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/8/2012).
SBY menjelaskan, yang hadir dalam rapat tersebut yaitu para menteri yang tergabung dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jili I dan sejumlah penegak hukum dan editor seperti Ketua BPK Anwar Nasution, Ketua KPK Antasari Azhar, Jaksa Agung Hendarman Supanji, Kapolri Bambang Hendarso Danuri, dan Ketua BPKP Didik Widjayadi.
Pertemuan tersebut hanya bertujuan untuk tukar pikiran bagaimana mengantisipasi datangnya krisis. Sesungguhnya pertemuan itu rangkaian pertemuan sebelumnya tanggal 6 Oktober di Sekretariat Negara yang dihadiri jajaran kabinet Indonesia Bersatu I, Kadin, ekonom, dan media massa.
Dalam pertemuan 9 Oktober 2008 itu, dituturkannya, banyak pandangan terkait penanganan krisis. Karenanya, agar tak ada keraguan dirinya melakukan koordinasi dengan penegak hukum.
Setelah pertemuan tersebut, SBY mengaku melakukan pertemuan dengan Gubernur Bank Indonesia.
"Karena saya harus berkolaborasi untuk atasi krisis sehingga Insya Allah krisis bisa kita cegah. Pengalaman 1998 dulu dari apa yang kita alami, kebersamaan itu terasa kurang sehingga kurang bisa atasi krisis," paparnya.
Dalam pertemuan 9 Oktober, SBY menjelaskan tentang pertemuan dunia dan implikasinya terhadap dunia.
"Setelah itu, satu demi satu, kecuali para menteri, menyampaikan pandangannya. Dimulai pandangan Ketua BPK scara singkat, pandangan Ketua KPK saya respon secara singkat, dilanjutkan kembali pandangan Jaksa Agung saya respon, Kapolri saya respon dan kepala BPKP saya respon. Kemudian saya akhiri," kata SBY.
Dalam pertemuan tersebut dirinya didampingi oleh Menko Polhukam Widodo AS, Menkeu Sri Mulyani, Seskab Sudi Silalahi, Mensesneg Hatta Radjasa, Menteri BUMN Sofyan Djalil.
"Saya katakan malam ini di hadapan Allah SWT bahwa sama sekali tidak ada. Tidak ada yang menyinggung bailout Century, apalagi membahasnya yang dinamakan bailout Century," katanya.
(ysw)