Agung: KPK jangan buat teka-teki
Kamis, 09 Agustus 2012 - 20:28 WIB
Agung: KPK jangan buat teka-teki
A
A
A
Sindonews.com - Pernyataan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto yang ingin menetapkan salah satu menteri sebagai tersangka ditanggapi dingin oleh Menteri Koordintor Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono.
Agung mendesak KPK mengungkapkan pada publik menteri tersebut dan jangan hanya sekedar membuat teka-teki. Sikap penuh misteri dari KPK sama dengan tingkah laku politisi yang kerap membuat bingung publik.
Jika tidak segera diungkap maka akan menimbulkan banyak spekulasi dan mengganggu kinerja para menteri di kabinet.
Agung sendiri tidak ambil pusing, meski dirinya pernah disebut-sebut masuk sebagai lima menteri menteri yang belum diungkapkan KPK, dalam berbagai dugaan korupsi.
"Kalau saya enggak dipikirin. Saya tidak melakukan tindakan korupsi. Emangnya gue pikirin," ujar Agung ditemui, Kamis (9/8/2012).
Saat ini dirinya lebih memprioritaskan agar Pekan Olaharaga Nasional (PON) tetap bisa berjalan.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPR RI Gede Pasek Suardika meminta agar pernyataan Wakil ketua KPK tidak perlu dijadikan polemik. Lebih baik, semua pihak memberi kesempatan pada KPK untuk konsentrasi bekerja mengungkap berbagai kasus korupsi yang ada.
Dia meminta agar, masyarakat tidak terbiasa berpolemik dengan isu-isu pemberantasan korupsi. Menurutnya, penegakan hukum tidak boleh diisi dengan polemik, namun harus dipenuhi dengan peradilan yang baik.
Agung mendesak KPK mengungkapkan pada publik menteri tersebut dan jangan hanya sekedar membuat teka-teki. Sikap penuh misteri dari KPK sama dengan tingkah laku politisi yang kerap membuat bingung publik.
Jika tidak segera diungkap maka akan menimbulkan banyak spekulasi dan mengganggu kinerja para menteri di kabinet.
Agung sendiri tidak ambil pusing, meski dirinya pernah disebut-sebut masuk sebagai lima menteri menteri yang belum diungkapkan KPK, dalam berbagai dugaan korupsi.
"Kalau saya enggak dipikirin. Saya tidak melakukan tindakan korupsi. Emangnya gue pikirin," ujar Agung ditemui, Kamis (9/8/2012).
Saat ini dirinya lebih memprioritaskan agar Pekan Olaharaga Nasional (PON) tetap bisa berjalan.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPR RI Gede Pasek Suardika meminta agar pernyataan Wakil ketua KPK tidak perlu dijadikan polemik. Lebih baik, semua pihak memberi kesempatan pada KPK untuk konsentrasi bekerja mengungkap berbagai kasus korupsi yang ada.
Dia meminta agar, masyarakat tidak terbiasa berpolemik dengan isu-isu pemberantasan korupsi. Menurutnya, penegakan hukum tidak boleh diisi dengan polemik, namun harus dipenuhi dengan peradilan yang baik.
(ysw)