Basrief: Kejagung memang rawan korupsi

Senin, 16 Juli 2012 - 15:00 WIB
Basrief: Kejagung memang...
Basrief: Kejagung memang rawan korupsi
A A A
Sindonews.com - Jaksa Agung Basrief Arif tidak menyanggah tudingan yang menyebut lembaga yang dipimpinnya adalah lembaga penegak hukum yang paling rawan terjadi tindak pidana korupsi.

"Saya kira kalau rawan bisa saja. Begitu besar institusi ini, begitu banyak jaksa yang ada di Indonesia. Ada sekira 8.000 Jaksa, dengan pegawai mencapai 15.000-20.000 orang. Kalau dikatakan rawan, saya tidak bisa menyanggah," kata Jaksa Agung Basrief Arief di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (16/7/2012).

Namun, dia juga menegaskan tidak akan tinggal diam untuk meningkatkan kinerja Kejaksaan. "Kejaksaan sudah berusaha memperbaiki kinerjanya, sehingga mendapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di 2011," ujarnya.

Menurutnya, data yang digunakan untuk menyebut Kejaksaan sebagai lembaga terkorup adalah data periode 2008-2010. "Pada tahun 2008-2010 sudah ada perbaikan, dari tidak jelas kemudian wajar dengan pengecualian terakhir tahun 2011 wajar tanpa pengecualian," ungkapnya.

Sebelumnya Forum Indonesia untuk Transparasi Anggaran (Fitra) menyebut Kejaksaan sebagai lembaga negara paling korup di Indonesia. Pasalnya, BPK menemukan sebanyak 473 kasus penyimpangan penggunaan anggaran di Kejaksaan.

Dari 473 penyimpangan penggunaan anggaran tersebut, sebanyak 427 kasus dengan nilai potensi kerugian negara sebesar Rp5,4 triliun belum ditindaklanjuti Kejaksaan.
(lil)
Berita Terkait
Senator Dorong Kewenangan...
Senator Dorong Kewenangan Kejaksaan Diperkuat
Hakordia 2023, CBA Lihat...
Hakordia 2023, CBA Lihat Kinerja Kejaksaan Positif
Sejumlah Capaian Kejagung...
Sejumlah Capaian Kejagung Tangani Kasus Korupsi di 2023, Ini Rinciannya
RUU Kejaksaan Diyakini...
RUU Kejaksaan Diyakini Perkuat Kinerja Penegakan Hukum Kejagung
Kejaksaan Cermin Penegak...
Kejaksaan Cermin Penegak Hukum, Profesionalitas Penanganan Perkara Harus Ditingkatkan
Persepsi Positif Publik...
Persepsi Positif Publik Dinilai sebagai Bukti Kinerja Kejaksaan Diakui
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
5 Pejabat China yang...
5 Pejabat China yang Dieksekusi Mati karena Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved