Permenkes tentang PSBB Dinilai Kurang Progresif

Minggu, 05 April 2020 - 10:48 WIB
Permenkes tentang PSBB...
Permenkes tentang PSBB Dinilai Kurang Progresif
A A A
JAKARTA - Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terus mendapatkan kritikan. Kali ini, kritikan dari anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay.

"Saya tidak melihat ada aturan yang lebih progresif dari Permenkes tersebut dalam menunjang tugas-tugas penanggulangan virus corona," ujar Saleh Partaonan Daulay kepada SINDOnews, Minggu (5/4/2020).

Saleh yang juga sebagai Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai isi Permenkes itu lebih kepada peneguhan peran Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dalam penentuan PSBB. "Selain itu, ada juga aturan prosedur dan birokrasi penetapan PSBB yang lebih spesifik," katanya.

Sekadar diketahui, Permenkes Nomor 9 Tahun 2020 itu telah diterbitkan. Permenkes itu berisikan enam bab yang terdiri atas 19 pasal. (Baca juga: Mudik Tak Dilarang, Penyebaran Covid-19 Semakin Luas di Kampung Halaman ).

Kemudian, ada juga bagian penjelasan mengenai pedoman PSBB percepatan penanganan virus Corona seperti kriteria penetapan PSBB, tata cara penetapan PSBB, contoh surat permohonan penetapan PSBB dari kepala daerah yang ditujukan pada Menkes, serta praktik pelaksanaan PSBB.

Berdasarkan data hingga Sabtu 4 April 2020, sebanyak 2.092 orang di Indonesia positif terinfeksi virus corona atau Covid-19. 150 orang dinyatakan sembuh dari virus tersebut. Lalu, 191 orang meninggal dunia akibat virus yang berasal dari Kota Wuhan, China itu. (Baca juga: Update Corona: 2.092 Orang Positif, 191 Meninggal, 150 Sembuh ).
(zik)
Berita Terkait
Usulan Lockdown Weekend,...
Usulan Lockdown Weekend, Epidemiolog: Virus Corona Tidak Ikut Libur
Masih Sepelekan Covid-19,...
Masih Sepelekan Covid-19, Banyak Masyarakat Tidak Gunakan Masker
Di Tengah Pandemi Covid-19,...
Di Tengah Pandemi Covid-19, Pemerintah Terus Jaga Distribusi Pangan
Cegah Sebaran Covid-19,...
Cegah Sebaran Covid-19, PSBB Perlu Diberlakukan Secara Nasional
Persebaran Terus Meluas,...
Persebaran Terus Meluas, Covid-19 Papar 263 Kabupaten/Kota
Tekan Penularan Corona,...
Tekan Penularan Corona, Pemerintah Harus Urai Ruang Interaksi Masyarakat
Berita Terkini
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Dasco Undang Serikat...
Dasco Undang Serikat Buruh dan Pemerintah Bahas Ancaman PHK
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Infografis
3 Alasan Asnawi Kurang...
3 Alasan Asnawi Kurang Layak Jadi Kapten Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved