Cegah Sebaran Covid-19, PSBB Perlu Diberlakukan Secara Nasional
Jum'at, 24 April 2020 - 09:20 WIB
loading...
Petugas polisi memantau setiap kendaraan yang melintas di perbatasan kota. Foto/Koran SINDO
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah perlu menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara nasional dengan benar dan terukur serta perlu meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan agar dapat menekan angka kematian pandemi corona (Covid-19).
Pesan itu disampaikan ahli epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Pandu Riono, dalam diskusi daring bertema ”Corona dan Daya Tahan Sosial Politik Indonesia” yang digelar Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI), Rabu (22/4/2020).
Diskusi ini membahas evaluasi sekaligus apa yang harus dilakukan pemerintah agar dapat meringankan pandemi corona yang sedang menjangkit negeri ini. Sebab, pandemi corona tidak hanya berdampak pada sisi kesehatan dan ekonomi, tapi juga aspek sosial politik.
Pandu mengatakan, kesehatan publik tidak lepas dari politik. Banyak regulasi-regulasi yang membahas soal kesehatan publik. Bahkan banyak negara pula yang menjadikan kesehatan publik sebagai isu politik.
Dalam penelitiannya, Pandu mengungkapkan, perjalanan pandemi ini sangat tergantung pada intensitas intervensi pemerintah. Semakin tinggi intensitas intervensinya, semakin landai grafik perjalanan pandemi sehingga fasilitas kesehatan bisa menampung orang yang terjangkit virus corona.
Pesan itu disampaikan ahli epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Pandu Riono, dalam diskusi daring bertema ”Corona dan Daya Tahan Sosial Politik Indonesia” yang digelar Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI), Rabu (22/4/2020).
Diskusi ini membahas evaluasi sekaligus apa yang harus dilakukan pemerintah agar dapat meringankan pandemi corona yang sedang menjangkit negeri ini. Sebab, pandemi corona tidak hanya berdampak pada sisi kesehatan dan ekonomi, tapi juga aspek sosial politik.
Pandu mengatakan, kesehatan publik tidak lepas dari politik. Banyak regulasi-regulasi yang membahas soal kesehatan publik. Bahkan banyak negara pula yang menjadikan kesehatan publik sebagai isu politik.
Dalam penelitiannya, Pandu mengungkapkan, perjalanan pandemi ini sangat tergantung pada intensitas intervensi pemerintah. Semakin tinggi intensitas intervensinya, semakin landai grafik perjalanan pandemi sehingga fasilitas kesehatan bisa menampung orang yang terjangkit virus corona.
Lihat Juga :