DPR Minta Pemerintah Lakukan Lockdown Terkait Mewabahnya Virus Corona

Sabtu, 14 Maret 2020 - 14:30 WIB
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Lakukan Lockdown Terkait Mewabahnya Virus Corona
A A A
JAWA TIMUR - Pemerintah kembali mengumumkan penambahan pasien positif virus Corona sebanyak 35 orang. Penambahannya hampir 100% sehingga total pasien positif Corona saat ini mencapai 69 orang. Terkait hal tersebut muncul adanya usulan kepada pemerintah untuk melakukan lockdown pada daerah yang terkena virus Corona.

Menanggapi itu, Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay mengatakan pemerintah harus mempertimbangkan dan mengajak semua pihak untuk membicarakan terkait lockdown. (Baca juga: Jangan Anggap Remeh Corona, Sahroni Dorong Pemprov DKI Segera Lockdown Jakarta )

"Jadi menurut saya ini perlu dipertimbangkan, dipelajari secara seksama dilakukan kajian-kajian analitis dan yang akademis," ujar Saleh dalam diskusi Polemik MNC Trijaya Network dengan tajuk 'Bikin Corona Merana' di Ibis Tamarin, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3/2020).

Menurutnya, Indonesia sudah harus mengantisipasi dan mencegah masuknya virus Corona dari luar. Termasuk penyebaran dari pasien yang sudah terpapar dan lockdown bisa menjadi jawaban untuk itu.

"Karena dengan hanya cara itu kita bisa nanti melakukan mitigasi secara benar, menelusuri dan kemudian mendeteksi segala macam. Karena kalau sekarang lalu-lalang orang dari luar negeri dan ke Indonesia masih sangat leluasa sekali dan agak susah," jelasnya.

"Dan sebetulnya tidak ada ruginya juga kalau melakukan lockdown, yang penting persiapan pemerintah ditingkatkan," sambungnya.

Saleh juga mencontohkan negara lain yang sudah melakukan lockdown di daerah yang sudah terpapar virus Corona atau COVID-19 itu. Misalnya di negara Italia dan Filipina tepatnya di Kota Manila. (Baca juga: WNI Ikut Tablig Akbar di Malaysia, BNPB Imbau Cek Kesehatan Cegah Corona )

"Jadi mestinya ya kalaupun lockdown terbatas ya enggak apa-apa, nanti kan itu tugasnya para ahli untuk menentukan bersama dengan pemerintah," tuturnya.
(kri)
Berita Terkait
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Gelar Diskusi Virtual,...
Gelar Diskusi Virtual, Puan Ajak Parlemen Internasional Lawan Corona
Ketua DPR Ajak Gotong...
Ketua DPR Ajak Gotong Royong Atasi Pandemi Corona
DPR Minta Kemenpora...
DPR Minta Kemenpora Lindungi Atlet dari Ancaman Corona
Eksistensi Satgas Lawan...
Eksistensi Satgas Lawan Pandemi DPR Dinilai Efektif Tekan Corona
Fokus Penanganan Corona,...
Fokus Penanganan Corona, Baleg DPR Realistis Capaian Prolegnas 2020
Berita Terkini
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
Infografis
Pemerintah dan DPR Setujui...
Pemerintah dan DPR Setujui Bahas Revisi Undang-undang Desa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved