PKS Tolak Usulan Nasdem soal Parliamentary Threshold 7%

Selasa, 10 Maret 2020 - 12:43 WIB
PKS Tolak Usulan Nasdem...
PKS Tolak Usulan Nasdem soal Parliamentary Threshold 7%
A A A
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak setuju ambang batas parlemen atau parliamentary threshold dinaikkan menjadi 7%.

PKS meyakini akan banyak rakyat yang tidak terwakili jika parliamentary threshold menjadi 7%.

"Kami setuju untuk dinaikkan, tetapi kalau tujuh persen akan terlalu banyak rakyat yang tidak terwakili. Kalau rakyat tidak terwakili, nama DPR Dewan Perwakilan Rakyat tidak tepat," ujar Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2020). (Baca juga: Nasdem Usul Parliamentary Threshold 7%, Golkar Siap Dukung )

Menurut dia, jika parliamentary threshold terlalu tinggi akan banyak rakyat yang tidak terwakili di DPR. "Jangan kan 7 persen, 6 persen saja masih sulit," kata Wakil Ketua MPR ini. (Baca juga:

Maka itu, dia menilai idealnya jika parliamentary thresold ingin dinaikkan maka cukup menjadi 5%. "Kalau lima persen itu nanti akan memungkinkan keterwakilan yang lebih luas, dan wakil dengan cara itu maka keinginan untuk kemudian mengkonsolidasikan demokrasi bisa tetap bisa tercapai," ujar pria yang biasa disapa HNW ini.

Kendati demikian, dia memahami setiap partai politik mempunyai hak untuk mengusulkan. "Pada akhir nanti akan dibahas di DPR, tetapi PKS punya opsi yang lain," tuturnya.

Adapun parliamentary threshold menjadi 7% merupakan usulan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, kemarin. Airlangga pun mengatakan Partai Golkar mendukung usulan tersebut.
(dam)
Berita Terkait
PKS Usulkan Presidential...
PKS Usulkan Presidential Threshold Disamakan dengan Ambang Batas Parlemen
Balitbang Demokrat Sebut...
Balitbang Demokrat Sebut 29 Juta Suara Terbuang jika Ambang Batas Parlemen Dinaikkan
Perludem: Idealnya Ambang...
Perludem: Idealnya Ambang Batas Parlemen di Indonesia 1 Persen
Legislator PKS Sebut...
Legislator PKS Sebut Parliamentary Threshold 7 Persen Berangus Suara Rakyat
PPP Tegaskan Tolak Kenaikan...
PPP Tegaskan Tolak Kenaikan PT, Ini Argumentasinya
Tolak PT 7 Persen, PKPI...
Tolak PT 7 Persen, PKPI Ingatkan Puluhan Juta Suara Terancam Hangus
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved