PKS Usulkan Presidential Threshold Disamakan dengan Ambang Batas Parlemen

Senin, 08 Juni 2020 - 17:46 WIB
loading...
PKS Usulkan Presidential...
PKS mengusulkan agar ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold (PT) disamakan besarannya dengan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold yakni, di angka 4%-5%. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PKS mengusulkan agar ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold (PT) disamakan besarannya dengan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold yakni, di angka 4%-5% guna mempermudah pencalonan karena akan lebih banyak koalisi terbentuk.

“PKS berpendapat ambang batas untuk Presiden sama dengan ambang batas untuk Parlemen,” kata Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera kepada SINDO Media, Senin (8/6/2020).

Ketua DPP PKS ini menjelaksan, alasannya agar tidak ada penghalang bagi putra-putri terbaik bangsa untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden, dengan adanya syarat 4-5% ambang batas, tetap ada persyaratan dukungan bagi mereka untuk mencalonkan, dan biar rakyat yang memutuskan siapa pemimpinnya. “Agar tidak ada barrier to entry atau penghalang untuk masuk medan juang,” ujar Mardani. (Baca juga: Tiga Opsi Besaran Ambang Batas Parlemen di Pemilu 2024)

Adapun usulan PKS, Mardani mengatakan pihaknya mengsulkan ambang batas parlemen dan presiden sama di angka 4- 5%. Angka ini bertujuan untuk menjaga keberagaman ambang batas yang semestinya hanya diterapkan di pusat saja, tidak sampai ke DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota. “Negara kita sangat luas dan beragam, hadirnya banyak elemen bangsa di DPRD baik sebagai katup sosial yang menjaga persatuan,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
PDIP Bentuk Tim Evaluasi...
PDIP Bentuk Tim Evaluasi RUU Pemilu, Andreas: Saya Dengar Inisiatifnya Diambil Alih Pemerintah
Bicara Ambang Batas...
Bicara Ambang Batas Parlemen, Waketum Perindo: Jangan Sampai Suara Terbuang Sia-sia!
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Ketua Dewan Pembina...
Ketua Dewan Pembina PSI Banten Minta Seluruh Kader Berkegiatan Bersama Masyarakat
Rekomendasi
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Berita Terkini
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved