Sosialisasi Pencegahan Corona Masih Kurang, DPR: Perlu Libatkan Ormas
Jum'at, 06 Maret 2020 - 14:24 WIB
Sosialisasi Pencegahan Corona Masih Kurang, DPR: Perlu Libatkan Ormas
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay menilai sosialisasi pemerintah terkait pencegahan virus corona kepada masyarakat ini masih sangat kurang. Dia mengusulkan agar pemerintah baiknya mengajak organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan dan juga tokoh-tokoh masyarakat untuk membantu menyosialisasikan ini. (Baca juga: DPR Kritik Minimnya Sosialisasi Pencegahan Corona kepada Masyarakat)
“Organisasi keagamaan dan tokoh-tokoh masyarakat semua harus dilibatkan. Nggak bisa kalau hanya mempertahankan kemampuan pemerintah saja,” kata Saleh saat dihubungi, Jumat (6/3/2020).
Menurut Saleh, pemerintah tidak bisa jika hanya mengandalkan sosialisasi lewat media sosial (medsos) ataupun media massa mainstream. Karena, tidak semua masyarakat Indonesia ini memiliki ponsel, pulsa dan jaringan internet. Sementara, virus menyerang tanpa pandang bulu. (Baca juga: Cegah Virus Corona, Kepala BNPB Ingatkan Jaga Pola Hidup Sehat)
“Kalau sudah kena jadi problem yang harus diselesaikan oleh pemerintah. Karena itu, semua pihak harus dilibatkan, mau orang yang punya duit atau nggak punya duit, punya handphone atau nggak punya handphone harus dijangkau sama pemerintah,” desak Wakil Ketua Fraksi PAN DPR itu.
Selain itu, Saleh melanjutkan, kebingungan masyarakat saat berada di tempat umum dan perbedaan perlakuan di masing-masing kantor pelayanan publik juga membuktikan bahwa sosialisasi yang dilakukan pemerintah belum dilakukan secara terstruktur, dan ketiadaan standar yang baku. “Itu menurut saya yang harus dilengkapi oleh pemerintah di luar apa yang sudah dilakukan selama ini menurut saya penting untuk dilengkapi,” pinta mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu.
“Organisasi keagamaan dan tokoh-tokoh masyarakat semua harus dilibatkan. Nggak bisa kalau hanya mempertahankan kemampuan pemerintah saja,” kata Saleh saat dihubungi, Jumat (6/3/2020).
Menurut Saleh, pemerintah tidak bisa jika hanya mengandalkan sosialisasi lewat media sosial (medsos) ataupun media massa mainstream. Karena, tidak semua masyarakat Indonesia ini memiliki ponsel, pulsa dan jaringan internet. Sementara, virus menyerang tanpa pandang bulu. (Baca juga: Cegah Virus Corona, Kepala BNPB Ingatkan Jaga Pola Hidup Sehat)
“Kalau sudah kena jadi problem yang harus diselesaikan oleh pemerintah. Karena itu, semua pihak harus dilibatkan, mau orang yang punya duit atau nggak punya duit, punya handphone atau nggak punya handphone harus dijangkau sama pemerintah,” desak Wakil Ketua Fraksi PAN DPR itu.
Selain itu, Saleh melanjutkan, kebingungan masyarakat saat berada di tempat umum dan perbedaan perlakuan di masing-masing kantor pelayanan publik juga membuktikan bahwa sosialisasi yang dilakukan pemerintah belum dilakukan secara terstruktur, dan ketiadaan standar yang baku. “Itu menurut saya yang harus dilengkapi oleh pemerintah di luar apa yang sudah dilakukan selama ini menurut saya penting untuk dilengkapi,” pinta mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu.
(cip)