Pastikan Semua Warga Terdata, Sensus Penduduk 2020 Libatkan RT dan RW

Kamis, 13 Februari 2020 - 19:21 WIB
Pastikan Semua Warga...
Pastikan Semua Warga Terdata, Sensus Penduduk 2020 Libatkan RT dan RW
A A A
JAKARTA - Sensus Penduduk tahun 2020 (SP2020) Online akan dilakukan serentak pada 15 Februari-31 Maret 2020.

Badan Pusat Statistik (BPS) meminta partisipasi aktif seluruh penduduk Indonesia untuk mengikuti sensus secara online.

Hal oti disampaikan Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Margo Yuwono dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertajuk SP2020: Satu Data Indonesia yang digelar di Ruang Serba Guna Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Lalu bagaimana kalau lupa atau terlewat masa sensus online?

Margo mengatakan, masyarakat tak perlu khawatir. BPS telah menyiapkan sensus tahapan kedua, yakni pencacahan lanjutan secara konvensional. Pada SP2020 kali ini, yang dijadwalkan bulan Juli 2020, para petugas BPS akan melakukan wawancara dari rumah ke rumah. Inilah yang disebut Sensus Penduduk Wawancara (SP Wawancara) atau Full Field Enumeration.

Agar sensus penduduk tahap dua berhasil, sekitar 390 ribu petugas sensus akan diterjunkan pada periode Pencacahan Lapangan pada Juli 2020 dengan dibantu jejaring sekira 1,2 pengurus rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) seluruh Indonesia.

"Peran rukun tetangga (RT), kita memiliki daftar penduduk per RT dan akan diketahui jumlah penduduk dan warganya yang sudah sensus online," kata Margo.

Dia mengatakan, petugas sensus juga akan memastikan ke RT apakah betul warga tersebut tinggal di wilayahnya dan mengonfirmasi data penduduk dan online ke RT.

Ketika pendataan, mereka terlibat bersama dengan petugas sensus untuk berkeliling kampung di wilayahnya memastikan seluruh warganya terdata.

Pengurus RT juga akan terlibat langsung saat wawancara pada Juli 2030 mendatang. BPS bertekad dalam Sensus Penduduk kali ini tidak ada satu pun penduduk yang tak terdata.

Masyarakat diimbaunya tidak perlu khawatir. Saat sensus bulan Juli, petugas sensus nantinya akan dilengkapi atribut sensus dan dilengkapi barcode. Jika ada masyarakat yang ragu dengan keberadaan petugas yang datang maka masyarakat bisa langsung melakukan pengecekan.

Hadir juga sebagai narasumber dalam FMB 9 kali ini antara lain Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Pungky Sumadi, serta Sekretaris Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri I Gede Suratha.
(dam)
Berita Terkait
Kemendagri Terjunkan...
Kemendagri Terjunkan Tim Asistensi Instalasi ADM ke Berbagai Daerah
Dirjen Dukcapil Kemendagri...
Dirjen Dukcapil Kemendagri Dinilai Sukses Lakukan Terobosan Data Kependudukan
Asyik! Dokumen Kependudukan...
Asyik! Dokumen Kependudukan Bisa Dicetak Mandiri, Begini Caranya
Cetak Mandiri Dokumen...
Cetak Mandiri Dokumen Kependudukan, Pemerintah Klaim Hemat Rp450 Miliar
Pemerintah Bakal Pungut...
Pemerintah Bakal Pungut Biaya Rp1.000 untuk Akses NIK
Kepala BSKDN Beberkan...
Kepala BSKDN Beberkan 4 Fungsi Penting Command Center
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved