Politikus Demokrat Beberkan Beda Nazaruddin dengan Harun Masiku

Kamis, 06 Februari 2020 - 16:17 WIB
Politikus Demokrat Beberkan...
Politikus Demokrat Beberkan Beda Nazaruddin dengan Harun Masiku
A A A
JAKARTA - Keberadaan Harun Masiku, mantan caleg PDIP yang diduga menyuap komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan masih misteri.

Meski diketahui berada di dalam negeri, keberadaan Harun masih menjadi misteri. Kepolisian dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memburunya. Bahkan Polri telah menyebar foto Harun ke seluruh polsek dan polres.

"Menghilangnya" Harun Masiku menjadi perbincangan publik. Adapula yang membandingkannya dengan M Nazaruddin, tersangka kasus dugaan korupsi proyek Wisma Atlet pada 2011 silam.

Saat masih menjadi Bendahara Partai Demokrat, Nazaruddin sempat membuat kehebohan di Tanah Air. Sebelum ditangkap, Nazaruddin sempat kabur ke berbagai negara. Beberapa kali dia muncul di jariangan skype dari tempat persembunyiannya. Hingga akhirnya Nazaruddin ditangkap Interpol saat berada di Kolombia.

Politikus Partai Demokrat, Jansen Sitindaon menilai Nazaruddin berbeda dengan Harun Masiku. Saat kabur, Nazaruddin eksis menunjukkan dirinya, berbeda dengan Masiku yang hingga kini tidak diketahui keberadaannya.

"Ada yg coment mengatakan: sama saja Masiku dgn Nazarudin. Ya jelas bedalah. Nazar "tdk pernah hilang ditelan bumi" seperti Masiku. Dia eksis menampakkan dirinya via telepon dgn sejumlah media, bahkan NUNJUKKAN MUKANYA via Skype. Masiku ini walau didalam negeri gelap entah kemana," kata Jansen melalui akun Twitternya, @jansen_jsp, Rabu 5 Februari 2020.
(Baca juga: Polisi Sebarkan DPO Harun Masiku ke-34 Polda di Indonesia )

Menurut dia, menangkap seseorang di luar negeri membutuhkan waktu karena harus menjalin kerja sama dengan banyak pihak, termasuk Interpol.
Politikus Demokrat Beberkan Beda Nazaruddin dengan Harun Masiku

Seperti diketahui, Nazaruddin kabur selama 77 hari sebelum ditangkap. "Soal 77 hari yg dijadikan perbandingan: silahkan saja kalau mau disamakan pencarian orang di Luar Negeri dgn didalam negeri. Kalau LN itu butuh kerja sama, koordinasi dgn interpol, negara terkait dll. Kalau nangkap orang didalam negeri itu cukup kerjasama dgn pak RT aja sbg saksi," cuit Jansen.
(dam)
Berita Terkait
Soal Keberadaan Harun...
Soal Keberadaan Harun Masiku, KPK: Dari Interpol Belum Ada Laporan
Publik Diminta Segera...
Publik Diminta Segera Sampaikan ke KPK jika Tahu Keberadaan Harun Masiku
Soal Keberadaan Harun...
Soal Keberadaan Harun Masiku, KPK Butuh Informasi Valid
Mahasiswa Desak KPK...
Mahasiswa Desak KPK Segera Tangkap Harun Masiku
Deteksi Keberadaan Harun...
Deteksi Keberadaan Harun Masiku, KPK: Terakhir di Luar Negeri
KPK Periksa Kerabat...
KPK Periksa Kerabat Harun Masiku
Berita Terkini
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved