Usulan Pansus Jiwasraya Berpotensi Terganjal Rapat Pimpinan DPR dan Bamus

Rabu, 05 Februari 2020 - 19:35 WIB
Usulan Pansus Jiwasraya...
Usulan Pansus Jiwasraya Berpotensi Terganjal Rapat Pimpinan DPR dan Bamus
A A A
JAKARTA - Usulan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Angket Jiwasraya dari Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi PKS berpotensi terganjal dalam Rapat Pimpinan (Rapim) dan Badan Musyawarah (Bamus) DPR sebelum sempat dibacakan dalam Rapat Paripurna DPR. Pasalnya, Pimpinan DPR sendiri belum bisa memastikan apakah usulan itu bisa dibacakan dalam Rapat Paripurna terdekat.

“Dua fraksi yang mengajukan tentu akan diadminstrasikan oleh pihak kesekjenan dan kemudian dibawa ke dalam Rapim untuk diputuskan di dalam Bamus,” ujar Wakil Ketua DPR Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Korpolkam) Azis Syamsuddin di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (5/2/2020). (Baca juga: Politikus PAN Akui Pansus Jiwasraya Lebih Baik dari Panja )

Azis menjelaskan karena usulannya baru masuk Selasa (4/2) kemarin, tentu masih dalam tahap administrasi di Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR untuk kemudian dibahas dalam Rapim dan Bamus DPR.

“Kan baru kemarin masuk, diadministrasikan di Kesetjenan nanti Kesetjenan ke Rapim baru masuk Bamus, Bamus keputusannya seperti apa kita lihat perkembangannya,” tutur Azis.

Sehingga, saat ditanya apakah usulan Pansus Angket Jiwasraya itu akan dibacakan dalam Rapat Paripurna atau tidak, dia menjawab bahwa usulan itu harus melalui mekanisme kedua rapat itu.

“Tadi saya sampaikan harus melalui mekanisme Rapim dan Bamus,” tegasnya.

Terkait apakah usulan itu bisa kandas di Rapim dan Bamus DPR, Politisi Golkar ini enggan berasumsi. “Ya saya ndak bisa berasumsi, kita tunggu saja,” jawabnya.

Terlebih, Azis menjelaskan bahwa Panja dan Pansus tidak bisa berjalan berbarengan karena Panja-panja di Komisi III, VI dan XI tengah berjalan. (Baca juga: Fadli Zon Ungkap Jokowi Minta Gerindra Tak Dukung Pansus Jiwasraya )

“Secara mekanisme enggak boleh, karena pada saat (Panja) Komisi sudah jalan, Pansus harus tunggu hasil Komisi, nanti hasil Komisi seperti apa baru ditindaklanjuti,” tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
DPR Dorong Penyelesaian...
DPR Dorong Penyelesaian Blokir Rekening Nasabah WanaArtha
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Rapat Perlindungan WNI,...
Rapat Perlindungan WNI, Komisi I DPR Sorot Kasus Djoko Tjandra
Banyak Kasus Mangkrak,...
Banyak Kasus Mangkrak, Anggaran Jumbo Penyidikan Polri Dipertanyakan
Berita Terkini
Pelanggaran Berat Kode...
Pelanggaran Berat Kode Etik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Dipecat
Oditur Militer Sampaikan...
Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved