Jadi Tempat Isolasi, DPR Imbau Warga Natuna Tetap Tenang

Sabtu, 01 Februari 2020 - 20:46 WIB
Jadi Tempat Isolasi,...
Jadi Tempat Isolasi, DPR Imbau Warga Natuna Tetap Tenang
A A A
JAKARTA - Wilayah Natuna, Kepulauan Riau dijadikan tempat isolasi untuk 245 Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan dievakuasi dari Wuhan, China. Terkait hal tersebut, anggota Komisi I DPR Fraksi Golkar, Christina Aryani mengimbau masyarakat Natuna tetap tenang. ( Baca juga: WNI yang Dievakuasi dari Wuhan Bakal Diisolasi di Natuna)

Masyarakat Natuna diminta memercayakan sepenuhnya pada pemerintah bisa melakukan proses transit observasi ini secara profesional. "Masyarakat perlu disampaikan juga bahwa yang dievakuasi ini adalah WNI yang semuanya sehat," ujar Christina Aryani dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (1/2/2020). (Baca juga: Tolak WNI dari Wuhan, Ribuan Warga Natuna Datangi Pangkalan Raden Sajad)

Politikus Partai Golkar ini meyakini dipilihnya Natuna sebagai tempat transit observasi oleh pemerintah sudah melalui proses kajian mendalam sesuai standar yang ditentukan WHO. "Transit observation merupakan protokol evakuasi dari organisasi kesehatan dunia, WHO," katanya. (Lihat grafis: Ini Jadwal Evakuasi WNI dari Wuhan ke Batam)
Jadi Tempat Isolasi, DPR Imbau Warga Natuna Tetap Tenang

Kendati demikian, kata dia, Komisi I DPR dalam hal ini akan tetap memantau semua proses tersebut agar berjalan lancar dan benar-benar sesuai dengan SOP Evakuasi yang baik dan benar. "Kami juga mendukung dan memberi apresiasi atas langkah-langkah Kementerian Luar Negeri, TNI/Polri, Kementerian Kesehatan, pihak swasta dan kementerian lain terkait yang ikut terlibat aktif dalam seluruh misi kemanusiaan ini," ujarnya. (Baca juga: Menkes Pastikan Ratusan WNI dari Wuhan Sehat)

Di samping itu, dia memberikan apresiasi atas langkah yang sudah diambil pemerintah melakukan evakuasi dan berharap agar proses evakuasi WNI dari daerah Wuhan, China yang mulai dilakukan hari ini berjalan lancar.

Dia menuturkan, evakuasi adalah harapan dari warga yang selama ini ada di sana termasuk keluarga mereka yang ada di tanah air. "Maka tentu saja kita sama-sama berharap agar proses ini berjalan lancar selama keberangkatan sampai tiba di tanah air, baik melalui tempat transit di Batam, maupun saat tiba di tempat observasi di Kepulauan Natuna hingga kembali ke keluarga masing-masing," katanya.
(cip)
Berita Terkait
Diharapkan Bisa Terus...
Diharapkan Bisa Terus Turunkan Kasus Corona, DPR Dukung PPKM Skala Mikro
Darurat Corona, DPR...
Darurat Corona, DPR Sebut Kemenkes Hambat Penggunaan Alkes Produksi Lokal
Kritik Adian Napitupulu...
Kritik Adian Napitupulu ke Kementerian BUMN Dinilai Salah Alamat
Komisi V DPR Apresiasi...
Komisi V DPR Apresiasi Capaian Realisasi Anggaran Kemenhub Tahun 2020
Reses saat Pendemi Covid-19,...
Reses saat Pendemi Covid-19, Intan Fauzi Terapkan Protokol Kesehatan
Bahas Sejumlah Program...
Bahas Sejumlah Program Prioritas, Rapat DPR dengan Kemhan Digelar Tertutup
Berita Terkini
Berkas Sudah P21, Pakar:...
Berkas Sudah P21, Pakar: Tinggal Tunggu Penyidik Serahkan Roy Suryo dkk ke JPU
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved