Tak Humanis, Kasus Luthfi Disetrum Disinggung di Rapat DPR-Kapolri

Kamis, 30 Januari 2020 - 16:29 WIB
Tak Humanis, Kasus Luthfi...
Tak Humanis, Kasus Luthfi Disetrum Disinggung di Rapat DPR-Kapolri
A A A
JAKARTA - Kasus dugaan penganiayaan terhadap terdakwa kasus kerusuhan di sekitar Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Dede Luthfi Alfiandi disinggung dalam rapat kerja Komisi III DPR dengan Kapolri Jenderal Idham Aziz, hari ini. Adapun penganiayaan dimaksud dengan cara disetrum dan dipukul oleh penyidik kepolisian. (Baca juga: Dituntut 4 Bulan Penjara, Luthfi 'Pembawa Bendera Merah Putih' Keberatan)

Sedangkan foto Luthfi sempat viral di media sosial tengah membawa bendera merah putih saat aksi unjuk rasa tolak RUU Kontroversial di depan DPR pada 30 September 2019 lalu. "Soal Dede Luthfi Alfiandi, saya sudah berusaha untuk menjadi penjamin, tapi tidak berhasil dan memang tak mudah," ujar Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Alhabsy di ruang rapat komisi III DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengakui foto Luthfi sempat viral di media sosial. Dia juga menyinggung pengakuan Luthfi di pengadilan beberapa waktu lalu. "Memberikan pengakuan di depan persidangan, ini fakta persidangan, yang bersangkutan disetrum untuk mengakui melempar petugas dengan batu. Anak STM pak, disetrum. Ini pengakuan diberikan di depan persidangan," ungkapnya.

Maka itu, menurut dia, pernyataan Luthfi yang mengaku disetrum saat menjalani pemeriksaan itu perlu mendapatkan perhatian serius. "Masa anak STM bisa disetrum, bagaimana ceritanya. Kalau seperti ini, tolong diberi penjelasan khusus dan ini sudah kena teguran tidak humanisme Pak," katanya.
(cip)
Berita Terkait
Percepat Riset dan Pengembangan...
Percepat Riset dan Pengembangan Inovasi, PKS Tagih Perpres BRIN
Kokohkan Nasionalisme,...
Kokohkan Nasionalisme, Fraksi PKS Gelar Lomba Pidato Biografi 5 Tokoh Bangsa
Kembali Raih Penghargaan...
Kembali Raih Penghargaan Fraksi Paling Aspiratif, Jazuli: Bukti PKS Konsisten
Menambah Utang Dampaknya...
Menambah Utang Dampaknya Kecil terhadap Pertumbuhan Ekonomi
Sering Kritik Pemerintah,...
Sering Kritik Pemerintah, PKS: Siapa Lagi yang Mau Menegur Presiden?
PPP Gandeng PKS Kawal...
PPP Gandeng PKS Kawal Isu-isu Keumatan
Berita Terkini
Menembus Batas Geografis,...
Menembus Batas Geografis, Layanan VIOLA Menjadi Jembatan Asa JKN di Ujung Negeri
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian Inflasi agar Tetap di Bawah Target Pemerintah
Febrie Adriansyah Tersangka...
Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi, Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dialihkan dari Polri ke Kejaksaan, Kapuspenkum: Bentuk Kolaborasi
Komisi III DPR: Penyerahan...
Komisi III DPR: Penyerahan Kasus Mantan Jampidsus ke Kejagung Cegah Gesekan Antarinstitusi
Yusril Ingatkan Kejagung...
Yusril Ingatkan Kejagung Profesional dan Transparan Tangani Kasus Febrie Adriansyah
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved