Pemerintah Diminta Tak Anggap Remeh Virus Corona

Minggu, 26 Januari 2020 - 14:38 WIB
Pemerintah Diminta Tak...
Pemerintah Diminta Tak Anggap Remeh Virus Corona
A A A
JAKARTA - Pemerintah diminta tidak menganggap remeh terkait penyebaran virus pneumonia Wuhan, China atau novel coronavirus (nCoV). Pemerintah harus bertindak cepat sebelum virus itu masuk dan menyebar di Indonesia. (Baca juga: Kemenkes: Novel Coronavirus Mirip SARS dan MERS)

”Pemerintah enggak boleh reaksioner. Artinya, hanya akan bertindak jika virus sudah benar-benar masuk ke Indonesia. Idealnya, lebih baik mencegah daripada mengobati," ujar anggota Komisi IX DPR Fraksi PPP, Anas Thahir saat dihubungi SINDOnews, Minggu (26/1/2020).

Anas pun mengapresiasi Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto yang sudah menenangkan masyarakat agar tidak panik. Namun, dirinya meminta agar jangan sampai anggap remeh sampai-sampai meniadakan kewaspadaan. (Baca juga: Heboh Virus Corona, Pemerintah Diminta Periksa Ketat Turis Asal China)

"Menkes di satu sisi sudah benar. Menenangkan masyarakat agar tidak panik. Tapi jangan kemudian akhirnya meniadakan kewaspadaan. Jangan menganggap remeh," jelasnya. (Baca juga: Kemenkes: Masker Bukan Satu-satunya Solusi Cegah Virus Corona)

Tak hanya itu, Anas juga meminta agar pemerintah dapat memberikan perkembangan informasi mengenai virus corona kepada masyarakat. Agar bisa meredam kekhawatiran masyarakat terkait virus yang sudah membunuh puluhan orang itu.

"Yang penting sekarang, disampaikan ke masyarakat bagaimana langkah konkret yang sudah dilakukan pemerintah untuk mencegah virus corona masuk ke Indonesia, lalu masyarakat diberitahu apa yang harus dilakukan dan bagaimana harus bersikap," tuturnya.
(cip)
Berita Terkait
DPR Terus Kritisi 5...
DPR Terus Kritisi 5 Kementerian Pakai Rekening Pribadi Kelola APBN
DPD Optimistis Indonesia...
DPD Optimistis Indonesia Cepat Pulih dari Pandemi Corona
DPR Ingatkan Pemerintah...
DPR Ingatkan Pemerintah Pengeluaran Anggaran Tepat Sasaran dan Bermanfaat
Reses saat Pendemi Covid-19,...
Reses saat Pendemi Covid-19, Intan Fauzi Terapkan Protokol Kesehatan
Ahmad Yurianto Sebut...
Ahmad Yurianto Sebut 193.571 Orang Berstatus ODP dan 17.754 PDP Corona
DPD Sebut Kepemimpinan...
DPD Sebut Kepemimpinan dan Sains Kunci Atasi Pandemi Covid-19
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved