Pernyataan Jokowi Soal Koruptor Dihukum Mati Dinilai Tak Perlu Dipersoalkan

Rabu, 11 Desember 2019 - 08:41 WIB
Pernyataan Jokowi Soal...
Pernyataan Jokowi Soal Koruptor Dihukum Mati Dinilai Tak Perlu Dipersoalkan
A A A
JAKARTA - Pengamat Hukum asal Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad mengatakan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang setuju koruptor dihukum mati sebenarnya mengacu pada Undang-undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor). Sehingga, semua pihak tak perlu mempersoalkan pernyataan Jokowi.

"Kalau Pegiat HAM keberatan terhadap hal tersebut maka harus usulkan kepada DPR dan pemerintah supaya hukuman mati dihapuskan dari undang-undang," ujar Suparji saat dihubungi SINDOnews, Selasa (11/12/2019).

Menurut Suparji, jika kemudian ukuran keberhasilan negara lain dalam memberantas korupsi tanpa hukuman mati sedangkan di Indonesia yang ada hukuman mati tapi belum berhasil, maka asumsi tersebut harus ditinjau berdasar pada vonis kepada terpidana korupsi selama ini, yakni belum adanya hukuman mati.

"Jadi logikanya bisa dibalik. Mungkin jika ada vonis mati akan berkurang korupsi, walaupun jika ditinjau dari ham yang dianggap bertentamgan dengan ham," jelasnya.

Suparji menilai, persetujuan Jokowi terhadap hukuman mati terhadap koruptor sebagai reaksi atas aksi koruptor yang bertentangan dengan HAM. Kata Suparji, yang terpenting adalah ada bukti yang nyata atas korupsi tersebut sehingga tidak salah vonis.

Ditambahkan dia, hanya sanksi hukuman mati hendaknya dimaknai sebagai upaya untuk mencegah adanya korupsi. "Jangan hanya dilihat pada perspektif HAM pelaku, tetapi juga HAM masyarakat," terangnya.
(kri)
Berita Terkait
Saatnya Hukuman Mati...
Saatnya Hukuman Mati bagi Koruptor
Negara yang Menerapkan...
Negara yang Menerapkan Hukuman Mati bagi Koruptor
Cara Arab Saudi Menghukum...
Cara Arab Saudi Menghukum Para Koruptor
Hukuman Mati Koruptor...
Hukuman Mati Koruptor Dinilai Tak Beri Efek Jera, Komnas HAM: Ubah Sistemnya
Tanggapi Hukuman Mati...
Tanggapi Hukuman Mati Koruptor, Mahfud: Tegakkanlah dengan Kekuasaanmu
Respons Hukuman Mati...
Respons Hukuman Mati Koruptor, Pakar Hukum Henry: Harus Dibarengi Perbaikan Sistem
Berita Terkini
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved