Perjuangkan 16 Juta Buruh, Cak Imin Lobi Parlemen Eropa

Kamis, 21 November 2019 - 10:27 WIB
Perjuangkan 16 Juta...
Perjuangkan 16 Juta Buruh, Cak Imin Lobi Parlemen Eropa
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar meminta Wakil Ketua DPR Krosia Zeljko Reiner untuk membantu melobi partai-partai yang tergabung dalam Parlemen Eropa untuk menolong lebih dari 16 juta buruh perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

Pertemuan keduanya fokus membicarakan masalah lingkungan hidup dan perubahan iklim. Pertemuan itu digelar sebelum menghadiri acara European People's Party (Partai Masyarakat Eropa) pada tanggal 19-21 November 2019 di Zagreb, Kroasia.

"Pak Zeljko sebagai ketua partai Croatian Democratic Union/CDU akan membantu melobby partai-partai di Parlemen Eropa soal nasib 16 juta buruh sawit Indonesia," kata Muhaimin Iskandar di Zagreb, Kroasia dalam siaran pers, Kamis (21/11/2019).

Wakil Ketua DPR Krosia Zeljko Reiner dalam kunjungan tersebut juga didampingi oleh jajaran anggota parlemen dari anggota partai CDU. Adapun CDU adalah partai penguasa di negara pecahan Yugoslavia itu.

"Saya menyampaikan ajakan untuk terus menjalin kerja sama dengan parlemen dan pemerintah Indonesia. Selain itu, secara khusus saya minta Pak Reiner menjembatani Indonesia dalam mengkomunikasikan kepentingan industri sawit kita dan biofuel nya kepada forum EPP ini (partai-partai masyarakat Eropa)," kata pria yang akrab disapa Cak Imin ini.

"Kroasia saat ini menjadi tuan rumah pertemuan partai-partai se-Eropa, dimana kita diundang sebagai salah satu peserta. Sebagai tuan rumah, posisi tawarnya tentu cukup kuat. Jadi saya minta dijembatani ke Uni Eropa. Sekalian kulonuwun, begitu," tambah Cak Imin.

Produk CPO dan turunannya (bio fuel B20) dari CPO Indonesia diboikot Uni Eropa, dalam perundingan dagang IEU-CEPA, yang mencapai putaran ke-8 bulan Juni lalu.

"Pelarangan ini tidak fair. Ini kan upaya kita untuk mengembangkan renewable energy. Dari program B20 tahun 2018-2019 kita ngirit biaya impor solar 23 T. Kalau dengan B30 kita bisa irit impor soal 41T. Tahun depan pun sudah mandatory. Uang itu bisa kita geser untuk biaya sekolah, menambal BPJS dll. Makanya saya akan lobi habis-habisan dalam forum EPP ini supaya tidak dilarang. Doakan saja," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Lewat Sebuah Buku, Desmond...
Lewat Sebuah Buku, Desmond Mahesa Ungkap Seluk-Beluk tentang DPR
Sidang Pertama DPR 2020-2021...
Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual
DPR Batasi Tamu yang...
DPR Batasi Tamu yang Masuk ke Kompleks Senayan
Berita Terkini
Penanganan Perkara Jampidsus...
Penanganan Perkara Jampidsus Dialihkan dari Polri, Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik
Soal Peralihan Penyidikan...
Soal Peralihan Penyidikan Jampidsus, Pakar: Diskresi demi Cegah Konflik Antarpenegak Hukum
Prabowo Sampaikan Belasungkawa...
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Karier Febrie Tamat,...
Karier Febrie Tamat, Gus Lilur: Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat
PPATK Siap Bantu Lacak...
PPATK Siap Bantu Lacak Aliran Uang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Gandeng KPK Jadi Sinyal...
Gandeng KPK Jadi Sinyal Kuat Kejagung Usut Kasus Eks Jampidsus
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved